MASOHI, AT -Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Maluku Tengah, AKBP Dax Emmanuelle Manuputty bersilahturahmi dengan tokoh lintas agama. Ia meminta dukungan tokoh agama membantu kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah itu.
Hal ini disampaikan Kapolres saat bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maluku Tengah, Rajab Sese, Ketua Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Masohi Pdt. Adriana Lohy, serta Sekretaris Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Masohi Zakarias D.SVD.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengatakan, sebagai pemangku kepentingan di bumi Pamahanu Nusa, tokoh agama dan kepolisian perlu bergandengan tangan dan bersinergi dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif.
"Silahturahmi ini merupakan mata rantai penting dalam menciptakan iklim kekeluargaan di Maluku Tengah," ungkapnya kepada wartwan, Kamis (4/8).
Dikatakan, perjumpaan dengan para pimpinan kelompok agama merupakan wujud Polres Malteng dalam merawat keamanan dan kedamaian sehingga kabupaten tertua di Maluku, itu menjadi rumah yang nyaman untuk ditempati semua orang.
"Saya selaku Kapolres meminta dukungan dari tokoh-tokah agama dalam membantu Polres menjaga Kamtibmas," katanya.
Selain itu, Manuputty mengingatkan masyarakat Maluku Tengah agar tidak menyelesaikan suatu permasalahan secara sepihak. "Sebagai negara hukum kita harus tunduk dan patuh. Jangan main hakim sendiri. Kalau ada masalah yang tidak punya jalan keluar silahkan datangi kami," tegasnya.
Para tokoh agama menyampaikan siap bekerja sama dengan Polres untuk menjaga situasi Kamtibmas. "Itu sudah menjadi tanggung jawab kami, sebagai pemimpin untuk dapat membangun suasana kedamaian," ucap Ketua MUI Malteng, Rajab Sese. (DW)
Dapatkan sekarang