Jenderal Hukom Belum Tertarik Calon Gubernur 
Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, Irjen Pol. Marthinus Hukom saat menjadi narasumber di Podcast Ameks yang dipandu Zen Anwar dan Nadia Manuputty di lantai Graha Ambon Ekspres, Minggu (29/1). <br> <br>KADER SERAWAK/AMBON EKSPRES
Admin
31 Jan 2023 18:34 WIT

Jenderal Hukom Belum Tertarik Calon Gubernur 

AMBON, AT-Wacana majunya Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Marthinus Hukom pada Pilgub Maluku 2024, berakhir. Hukom dengan tegas menyatakan belum tertarik menjadi calon peminpin di provinsi seribu pulau ini.

“Ah, nggak lah. Yang pertama saya masih jauh dari itu semua, karena saya masih 4 tahun lagi menjadi polisi. Jadi biarkan lah figur-figur punya keunggulan-keunggulan sebagai pemimpin masa depan Maluku,”kata Hukom kepada wartawan usai mengisi kuliah umum di Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Senin (30/1). 

Hukom mengakui, sudah berkomitmen untuk tidak maju sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur Maluki meski nantinya ada dukungan masyarakat dan partai politik yang kuat kepada dirinya. 

“Saya masih polisi, saya masih mencintai Maluku dan mencintai polisi. Biarkanlah yang menciptakan keamanan Maluku ini dari perspektif saya sebagai petugas keamanan," tegas jenderal bintang dua asal Desa Ameth, Nusa Laut, Maluku Tengah itu. 

Namun, ulusan Akademi Kepolisian angkatan 1991 ini berharap, muncul figur-figur yang akan memimpin Maluku ke depan harus memiliki pola pikir dan pandangan yang luas dalam berbagai aspek. Yang terpenting adalah memiliki karakter dan menggunakan akel sehat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Maluku. 

“Karena karakter ini sangat penting sekali. Jika kita bicara mengenai karakter, maka aspek-aspek kita lihat pertama adalah rajin, bisa berdamai dengan diri sendiri baru berdamai dengan orang lain, serta menggunakan akal sehat dalam menyelesaikan semua masalah. Itulah yang saya butuh dari pemimpin di Maluku,”kata Hukom saat menjadi narasumber pada Podcast Ameks, Minggu (29/1). 

Banyak Pilihan 

Nama Marthinus Hukom muncul belakangan, setelah beberapa nama yakni Murad Ismail sebagai petahana, Jeffrey Rahawarin, Febry Tetelepta, dan Sony Waplau sudah  ramai diwacanakan maju sebagai calon gubernur Maluku. Meski tidak termasuk dalam beberapa polling online, namu Hukom masih jadi perbincangan Pilgub kali ini.

Menurut Nendy Kurniawan Asyari, makin banyak calon, membuat pemilih punya banyak preferensi dalam menentukan pilihan.

“Kan bagus kalau banyak. Empat atau lima pasangan calon, tidak masalah. Akan makin demokratis dalam persaingan. Pemilih punya banyak pilihan,” kata Nendy yang sudah puluhan tahun bekerja untuk lembaga survei Index kepada Ameks.Fajar.co.id (Grup Ambon Ekspres) Minggu, 18 Januari 2023 lalu. 

Meski demikian, Nendy menilai akan ada tiga sampai empat pasangan calon yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2024 mendatang. Menurut dia, itu pertarungan ideal jika ingin pemilih punya banyak pilihan.

“Saya kira tiga sampai empat pasangan sudah cukup ideal. Semua kembali ke partai politik yang diberikan undang-undang untuk mengusung dan berkoalisi untuk mendukung pasangan calon,” kata Nendy.

Soal kapasitas dan kapabilitas nama-nama yang muncul, Nendy menolak memberikan komentar satu per satu. Bagi dia, semua nama yang diwacanakan ke publik, punya kapasitas dan kapabilitas.

“Nama-nama yang muncul ini kan putra terbaik yang dimiliki Maluku. Mereka punya kontribusi bagi negara ini. Karena itu, saya bilang tadi, makin banyak calon yang masuk bursa, akan makin baik bagi pemilih dalam menentukan pilihannya,” ungkap Nendy.

Sementara itu, dari lima nama yang diwacanakan menjadi calon Gubernur Maluku, Febry Tetelepta dan Jeffrey Rahawarin beberapa kali sudah menyatakan diri siap maju bertarung dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2024 mendatang. (ERM)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai