AMBON,AT-Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, membagikan ikan gratis kepada warga kurang mampu di berbagai wilayah di Kota Ambon.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon, Feberian Maail mengatakan, program bagi ikan gratis bagi masyarakat dalam rangka upaya mengantisipasi kenaikan harga menjelang Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 1 Januari 2024.
"Kita mulai membagikan ikan gratis yang berlangsung di depan Gereja Ebenhaezer, Negeri Amahusu, Kecamatan Nusaniwe. Sebab biasanya menjelang Nataru ini banyak harga barang yang bergeser diantaranya ikan karena itu kita antisipasi dengan membagi gratis ke masyarakat. Selain itu juga saat ini kondisi lautan ada pancarobah, cuaca ekstrim, sehingga harga pasaran sudah cukup tinggi oleh sebab kita jalankan program ini dengan sasarannya adalah kepala keluarga (KK) miskin, " terang Maail kepada pewarta di Balai Kota l, kemarin.
Menurutnya, sasaran pelaksanaan program ini pada 210 Kepala Keluarga (KK) miskin, dan juga tokoh agama.
"Mengingat ini dibagikan menjelang Nataru sehingga pihak Pemkot menyambangi pemukiman Kristen guna merealisasikan pembagian ikan gratis kepada warga Kota Ambon. Sasaran hari ini adalah 210 KK miskin, juga tokoh Agama. Jenis ikan yang dibagi adalah layang (Momar) segar, cakalang beku (Frozen), dengan total ikan yang dibaginkan sebanyak 450 Kg, kita bagi per KK untuk ikan layang 2 sampai 2,5 Kg atau setara dengan 10 sampai 13 ekor sesuai ukuran. Sementara ikan Cakalang Frosen sebanyak 2,5 sampai 3 Kg sama dengan tiga ekor," terangnya.
Dikatakan, kegiatan akan berlangsung juga di dua kecamatan lainnya, yakni Siramu yang berpusat di lapangan Merdeka, Teluk Ambon yang direncakan pada kantor Camat.
"Selain itu untuk Nusaniwe sendiri direncanakan akan dilakukan pembagian ikan dengan lokasi yang masih belum ditentukan. Rencanaya tiga hari kedepan sasaran untuk dua tiga hari kedepan ini untuk seluruh penyapu jalanan, dan buruh sampah. Kita sudah berbicara dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHP), Alfredo Hehamahua, itu sekitar 850 orang buruh. Sementara ini datanya sedang diminta," jelasnya.
Diakui, proses ini akan diiupayakan segera berlanjut agar seluruh masyarakat Kota yang masuk pada kategori Keluarga Miskin dapat menerima bantuan ikan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhannya. (HA)
Dapatkan sekarang