AMBON,AT.--Jelang bulam suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Ambon, meluncurkan pasar tani, yang menjual bahan pokok dengan harga murah.
Ketua DPD PKS Kota Ambon, Malik Raudi Tuasamu mengatakan, kehadiran pasar Tani bukan sekadar ruang transaksi jual beli, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para petani lokal di Kota Ambon.
"Dalam rangka menyambut suci Ramadan juga kita melaksanakan pasar tani. Pasar tani ini merupakan program dari DPP PKS. Pasar tani untuk kita memastikan ketersediaan pangan di bulan suci Ramadan. Bahan pokok dijual dengan harga murah seperti telur per rak Rp 55.000 karat di pasar kan Rp 67 000, gula 1 kilo Rp 15 kemudian juga minyak goreng 1 liter Rp15.000, dan lainnya," kata dia, kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut, yang berlangsung di depan kantor DPD PKS Kota Ambon, Sabtu (14/2).
Tuasamu juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menggagas dan mewujudkan pasar tani ini.
"Pasar Tani ini diharapkan menjadi wadah yang mempertemukan langsung petani dengan konsumen, sehingga rantai distribusi menjadi lebih singkat, harga lebih adil, dan kesejahteraan petani semakin meningkat," ujarnya.
Menurutnya, pasar tani itu menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
"Sebagai bagian dari komitmen kami di Partai Keadilan Sejahtera, kami senantiasa mendorong kebijakan dan program yang berpihak kepada petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil," tegasnya.
Dikatakan, DPD PKS Kota Ambon percaya bahwa ketika sektor pertanian kuat, maka ekonomi daerah akan kokoh dan masyarakat akan semakin sejahtera.
"Kepada para petani, kami menyampaikan rasa bangga dan hormat atas kerja keras yang selama ini telah dilakukan," ujarnya.
Mantan Presiden Mahasiswa UIN AM Sangadji Ambon itu menambahkan, pasar tani ini akan kami lakukan minimal sebulan sekali, dan ini menjadi program DPD PKS untuk membantu menyiapkan ketahanan pangan kepada masyarakat.
Dirinya berharap, pasar tani yang berlangsung selama sehari ini menjadi sarana untuk meningkatkan pendapatan, memperluas jaringan pemasaran, dan mempererat solidaritas antar pelaku usaha.
"Mari kita jadikan momentum launching ini sebagai awal dari gerakan bersama untuk mencintai dan menggunakan produk lokal. Dengan membeli hasil tani sendiri, kita sedang membangun kemandirian Kota Ambon yang kita cintai," tandasnya. (Ars).
Dapatkan sekarang