AMBON.AT-Untuk mendukung dunia usaha agar terus bergerak maju di Kota Ambon, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Ambon jalin kerjasama penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komunitas Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Ambon tentang pelayanan produk dan jasa perbankan.
Selain MoU juga dilangsungkan dengan kegiatan Halal Bi Halal berlangsung di Pelangi Cafe Soabali Ambon, dihadiri ratusan warga KKSS, pimpinan Bank BNI Cabang Ambon beserta jajaran, Pemerintah Kota Ambon, Dandim dan Polresta Ambon, Sabtu (27/4).
Pemimpin PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Ambon Alexander Naping pada kesempatan itu mengatakan, kerja sama yang dilakukan, merupakan bagian dari strategi Bank BNI untuk memperluas bisnis dalam hal ini dengan menggarap komunitas di Kota Ambon, salah satunya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).
Dengan jumlah 16 ribu dan rata rata dari mereka wiraswasta atau pengusaha, diyakini KKSS dapat memberikan kontribusi ekonomi yang positif bagi Kota bertajuk Manise itu.
"Kami melihat bahwa KKSS Kota Ambon adalah salah satu komunitas potensial yang bekerja sama dengan BNI, apalagi dengan jumlah 16 ribu dan banyak dari mereka adalah pengusaha, ini sangat memperluas peluang bisnis," kata Alex kepada awak media usai kegiatan, Sabtu kemarin.
Bank BNI kata Alex, mempunyai banyak produk yang bisa dikembangkan dan bisa dinikmati oleh segenap anggota KKSS antara lain, produk kartu anggota yang bisa berfungsi sebagai kartu ATM, kartu anggota KKSS dan juga untuk pembayaran masuk bandara atau masuk Toll. "Jadi semua, dan sangat fleksibel," ujarnya.
BNI juga memiliki program agen 46 sebagai mitra untuk menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat terutama untuk membayar token listrik, pulsa dan transfer uang.
Syarat menjadi agen 46 sebutnya, harus memiliki Ijin usaha kemudian buka rekening Bank BNI dengan modal dasar Rp 250 ribu, dengan begitu agen bisa membayar token listrik, pulsa dan transfer uang.
Tempat yang sama, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Ambon Irfan Tahir Manggala mengatakan, adanya kerjasama ini diupayakan dari 16 ribu jumlah warga KKSS minimal seribu menjadi nasabah BNI dan bekerjasama. Apalagi dari jumlah itu, 40 persennya adalah Wiraswasta.
"Insya Allah dari seribu kita optimis bisa sampai 4 ribu. Jadi, kerjasama ini saling menguntungkan ya. Memang isinya MoU tapi dalam MoU ini saling menguntungkan, karena warga kita bisa mengembangkan usahanya mulai dari kecil jadi sedang hingga usaha yang besar," sahut Irfan.
Alasan memilih BNI untuk bekerjasama katanya, karena merupakan Bank senior dan bank plat merah. Lebih utamanya lagi program modal Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang lebih menyentuh masyarakat bawah, bahkan yang lagi trennya adalah agen 46.
"Agen 46 itu membuka ruang untuk usaha jasa sebagai mini Bank, ataupun pembayaran kecil untuk Transaksi. Jadi agen 46 merupakan salah satu prodak unggulan BNI," ungkapnya. (Wahab)
Dapatkan sekarang