Jabat Rektor IAIN, Wakano : Mari Berkolaborasi Bangun Kampus 'Hijau'
Abidin Wahana.
FaizalLestaluhu
20 Dec 2024 14:57 WIT

Jabat Rektor IAIN, Wakano : Mari Berkolaborasi Bangun Kampus 'Hijau'

AMBON,AT-Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, resmi melantik Dr.Abidin Wakano M.Ag, sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon periode 2024-2028, di Jakarta, Kamis (19/12) kemarin. Banyak harapan di pundak Abidin untuk membawa kampus ini lebih baik lagi ke depan.

Abidin ditunjuk dan dilantik sebagai Rektor IAIN Ambon, setelah bersaing dengan sembilan kompetitor lainnya yang juga mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di kampus dengan julukan "Hijau" tu.

Mereka yang mengikuti seleksi adalah, Dr. Abubakar Kabakoran, Dr. Eka Dahlan Uar, Dr. Rajab, Dr Abidin Wakano, Dr. Husen Wattimena, Dr. Husin Anang Kabalmay, Ridwan Latuapo, Dr. Adam Latuconsina, Dr. M Faqih Seknun, dan Ismail Tuanani.

Abidin, pria kelahiran 5 April 1973 asal Negeri Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu, dikenal sebagai sosok pribadi yang rendah hati dan visioner. 

Selain aktif di dunia akademis, sosok murah senyum itu juga kerap berkecimpung di organisasi kemasyarakatan. Bahkan ia merupakan salah satu tokoh provokator perdamaian di Maluku.

Terkait pelantikannya, Abidin Wakano kepada media ini, Kamis (19/12) kemarin mengaku,  sangat bersyukur kepada Allah SWT atas amanah yang diberikan sebagai Rektor IAIN Ambon

"Ini juga adalah suatu tantangan, karena menjadi seorang pemimpin itu adalah melayani, menjadi pemimpin itu adalah jalan meniti yang bukan untuk bersenang-senang, melainkan jalan perjuangan," terangnya.

Dalam kepemimpinannya nanti, alumni S3 (Doktor) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2010 silam itu mengaku, akan berpihak untuk mengembangkan mutu akademik kampus IAIN  Ambon.

"Kemudian juga kampus jangan hanya ada di menara gading. Seperti arahan pak menteri, kampus harus dekat dengan masyarakat, menyapa masyarakat baik dalam risetnya maupun pengabdian kepada masyarakat," jelasnya.

"Kemudian juga, arahan pak Menag kepada saya untuk merawat keberagaman di Maluku, sebab itu adalah salah satu peran utama kampus. Dan yang paling penting adalah merawat spirit persaudaraan berbasis pada nilai-nilai kearifan lokal," sambungnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Ambon sejak 2016-2024 itu berharap kepada para kompetitor lainnya untuk berkolaborasi bersama dirinya selama memimpin kampus dengan slogan "Cerdas dan Berbudi"

"Pada akhirnya mari kita semua berkolaborasi bersama, untuk membangun kampus. Sebab jabatan rektor itu kan hanya tugas tambahan, sedangkan menjadi dosen adalah tugas sesungguhnya," harapnya.

"Dalam posisi apapun mari kita semua berkolaborasi, untuk memajukan kampus IAIN Ambon, terutama juga untuk transformasi ke UIN nanti," imbuh Abidin yang juga Wakil Ketua Tanfidz NU wilayah Provinsi Maluku ini. (Nal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai