AMBON,AT-Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Ambon akan memutar kejuaraan silat terbuka antar perguruan di kota bertajuk manise ini.
Rencananya, kejuaraan itu akan berlangsung di GOR Houtumese Unpatti pertengahan Oktober mendatang. Para pendekar akan bertarung untuk mendapatkan piala bergilir Ketua KONI Kota Ambon.
Menurut Ramla Narfafan, Ketua Panitia Kejuaraan Silat bahwa, event ini bertujuan untuk menemukan bibit atlet pencak silat berbakat yang akan bersaing di event silat yang lebih tinggi lagi, semisal Kejurda maupun Kejurnas.
"Ini kejuaraan antar perguruan tingkat Kota Ambon untuk kategori usia dini, pra-remaja dan remaja," beber Ramla saat bincang-bincang dengan media ini, Kamis (26/9).
Ramla menjelaskan, kejuaraan ini akan diadakan pada pertengahan Oktober nanti.
"Semoga lewat kejuaraan ini, para atlet silat Kota Ambon dapat meraih banyak prestasi, " tutur dia.
Lebih jauh dikatakan, ajang tahunan ini akan diikuti oleh sekitar 200 pendekar (pesilat) yang berasal dari beberapa kabupaten dan kota di Maluku.
"Ini kejuaraan terbuka. Jadi, kami telah mengirim undangan kepada pengurus perguruan silat di Kabupaten SBT, Kota Tual hingga Maluku Tenggara dan alhamdulillah, mereka siap ambil bagian di ajang itu, " terang dia.
Ramla menambahkan, meski kejuaraan terbuka, tapi pihak penyelenggara tetap membatasi jumlah peserta.
"Jadi yang dapat undangan saja yang berhak ikut di kejuaraan tersebut karena memang kami membatasi jumlah peserta. Mudah-mudahan ajang silat yang sudah menjadi program prioritas Ipsi Kota Ambon ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan," demikian Ramla.
Sementara itu, Hendra Abubakar, Ketua Ipsi Kota Ambon mengatakan, program priotas akan terus dilakukan guna meningkatkan persiapan serta kualitas para pendekar di kejuaraan berikutnya.
"Meskipun persiapan untuk memutar ajang itu serba terbatas, tapi kami tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk para atlet silat, " tegasnya.
Hendra mengaku bahwa, selama ini semua program berjalan dengan lancar. Meskipun ada sedikit kendala, semuanya bisa diatasi dengan baik.
"Saya berharap, kejuaraan yang diputar nanti dapat menghasilkan atlet-atlet terbaik untuk mewakili Kota Ambon di tingkat provinsi dan nasional, " ucapnya.
Bagi Hendra, apapun program yang dilakukan oleh teman-teman di perguruan, tetap kami dukung.
"Kan sudah jelas bahwa salah satu tujuan dari ajang silat adalah menjaring bibit atlet terbaik. Kegiatan ini sangat positif mengingat di kota ini banyak menghasilkan atlet-atlet terbaik," katanya.
Menurutnya, semua atlet silat di Maluku, terlebih di Kota Ambon sangat potensial, hanya saja kejuaraan silat tingkat provinsi sangat minim sehingga potensi atlet tidak bisa terasa dengan baik.
"Yang pasti, kegiatan ini merupakan ajang bergensinya para penguruan untuk menampilkan pesilat-pesilat terbaiknya di tingkat usia dini, pra remaja maupun remaja yang nantinya kedepan para juara satu ini menjadi atlet binaan IPSI Kota Ambon untuk di persiapkan mengikuti kejuaraan tingkat daerah maupun nasional, " katanya.
Hendra menambahkan, kegiatan ini juga mampu memberi ruang berprestasi dengan kompetisi yang sehat, serta regenerasi para atlit pencak silat yang berbakat sehingga terjalin silaturahmi, saling memberikan motivasi antar perguruan pencak silat,
"Harapannya seluruh perguruan pencak silat rukun bisa saling menyemangati bisa saling bertukar ilmu, dan bersama – sama meregenerasi kader dan atlet yang tidak hanya punya skill bela diri yang baik tapi juga karakter budi pekerti yang luhur,” demikian Hendra. (ZAL)
Dapatkan sekarang