Ini Pesan Wattimena Saat Membuka Jambore PIK-R
Robby Sapulette, Asisten III mewakili Bodewin Wattimena, Pj Walikota Ambon, saat membuka Jambore PIK-R dengan memukul tifa. --Jardin/Ameks.
FaizalLestaluhu
23 Nov 2023 15:52 WIT

Ini Pesan Wattimena Saat Membuka Jambore PIK-R

AMBON,AT-Usia remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa kedewasaan, sehingga pada masa inilah remaja mengalami beberapa perubahan yang terjadi baik secara fisik, psikologi maupun sosial.

Sejalan dengan perkembangan jaman. remaja mulai berekspolorasi sendiri dengan Nilai-nilai identitas peran dan perilakunya, sehingga masa peralihan menjadi dewasa agar lebih mengarah pada kegiatan positif. Olehnya itu, seorang remaja harus didukung dengan kreatifitas dari remaja itu sendiri. Hal ini disampaikan Penjabat Walikota Ambon, Boedewin Wattimena yang dibacakan Asiten III, Robby Sapulette saat kegiatan Jambore Pusat Informasi  dan Konseling Remaja  (PIK-R) tingkat Kota Ambon, yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Pendukung dan Keluarga Berencana (DPPKB) di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (23/11).

Menurutnya, melakukan hal yang paling kreatif bervariasi atau memberikan sesuatu yang baru dan segar membuat hidup menjadi indah karena akan dikelilingi dengan hal-hal yang bervariasi dan tidak monoton hal-hal yang bernuansa negatif. 

"Ketika para remaja diberi ruang kreativitas maka mereka tidak akan sempat memikirkan hal-hal yang negatif seperti seks bebas, narkoba mabuk-mabukan tawuran dan lainnya tidak akan sempat terlintas di pikiran mereka melakukan hal-hal tersebut ketika mereka diberi ruang untuk berkreasi, " ungkap Wattimena. 

PIK-R sendiri, kata Wattimena, merupakan program generasi berencana yang dikelolah PIK bertujuan untuk memberi informasi konseling dan pelayanan bagi remaja serta kegiatan penunjang lainnya.

"Program ini sangat penting terkait dengan proses pertumbuhan kesehatan dan proses reproduksi remaja sehingga diharapkan dapat tercipta kondisi sehat secara menyeluruh yang dimiliki oleh remaja mulai, fisik mental, emosional maupun seksual, " ucapnya.

Kata dia, dengan adanya peran pusat informasi dan konseling remaja, khususnya di sekolah-sekolah dan juga masyarakat sangat efektif karena, komunikasi yang dijalin dilakukan dengan pendekatan diri untuk remaja itu sendiri, sehingga PIK Remaja bisa menjadi rumah bagi mereka.

"Selain mendukung program genre secara khusus, PIK  Remaja juga dapat membantu mensosialisasikan program pembangunan keluarga dan keluarga berencana dan bangga Kencana secara umumnya," ujarnya.

Wattimena juga meminta kepada para peserta Jambore remaja dan para pengelola agar lebih kreatif dalam menyikapi program-program dari PIK remaja karena kehadiran dari PIK remaja ini mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan serta menumbuhkan semangat baru kebersamaan dalam rangka peningkatan komitmen dan partisipasi remaja terhadap genre.

"Jauhi segala tindakan atau perilaku yang bisa mengakibatkan rusak mental, jauhilah narkoba dan tidak anarkis di sekolah maupun dalam masyarakat. kita harus mampu menyikapi keadaan masa kini apalagi pengaruh teknologi, internet dan media elektronika  yang merusak kita," terangnya.

Tidak hanya itu, Wattimena juga berpesan kepada para remaja di Kota Ambon bahwa, di era keterbukaan informasi dan munculnya teknologi media informasi terkait digitalis ini, kalian tidak boleh terpengaruh dan tergiur oleh materi media dan nilai-nilai negatif serta hidup ikut budaya asing,  yang tidak sesuai dengan nilai dan kepribadian bangsa.

"Penggunaan handphone dewasa ini telah banyak disalahgunakan, memanfaatkan handphone atau internet untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan yang mencerdaskan yang dapat bermanfaat guna membantu pelajaran kalian di sekolah," jelasnya.

Sementara itu, sambutan ketua tim Pj ketua TP. PKK, Ny. Lisa M. Wattimena Selaku Bunda Generasi Remaja (Gendre) Kota Ambon mengatakan, Perkembangan dunia yang kian global menjadikan perubahan-perubahan besar terhadap perilaku remaja namun Perubahan tersebut lebih cenderung mengarah kepada kegiatan negatif dibandingkan yang positif.

"Kalian adalah harapan bangsa dan negara yang memiliki remaja yang kuat serta memiliki kecerdasan yang spiritual, intelektual serta emosional yang kuat akan menjadikan bangsa tersebut kelak akan menjadi kuat pula,' kata Lisa. 

Lisa menuturkan, masalah remaja yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah seksualitas, atau hamil diluar nikah atau aborsi, masalah AIDS penyalahgunaan NAPZA dan kalian sebagainya remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya mengenai kesehatan reproduksi pentingnya menata  masa depan dengan baik.

"Remaja tidak bisa berjalan sendiri tanpa pendampingan orang tua, keluarga, masyarakat lingkungan serta peran pemerintah, agar remaja tersebut dapat menjahui nilai-nilai yang dapat merusak masa depan mereka, seperti menjahui  dari perilaku seks bebas Pernikahan Dini dan ketergantungan pada obat-obatan Terlarang serta menjauhkan diri dari bahaya AIDS tentu membutuhkan perhatian dari kita semua", ucap Lisa.

Jambore PIK remaja juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih yang baik dan banyak untuk memberikan informasi serta wadah konseling bagi remaja yang sering dipertahankan dengan persoalan-persoalan yang membuat mereka ingin serba tahu dan mencoba banyak hal yang ingin mereka ketahui.

"Sebagai Mama Parenting Kota Ambon saya mau menyampaikan bahwa salah satu masalah nasional yang perlu ditangani bersama adalah masalah stunting," katanya.

Sebagai Bunda genre Kota Ambon, Lisa mengimbau kepada orang tua, agar harus bersikap sebagai pendidik, sebagai panutan sebagai, pendamping sebagai konselor, sebagai komunikator sekaligus sebagai teman dan sahabat yang baik dalam suatu keluarga.

"Dengan demikian nantinya waktu-waktu yang akan datang Kota Ambon pasti memiliki remaja yang andal, remaja yang berkualitas, sebab generasi yang dipersiapkan dengan rencana memerlukan dukungan dan kerjasama dari kita semua sehingga persoalan remaja serta kendalanya dapat diselesaikan dengan bersamaan," kunci Lisa. (Jar) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai