NAMROLE,AT-Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) ke-15 hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan dan menjaga soilidaritas dan sinergitas semua elemen untuk berkomitmen terhadap kepentingan daerah bangsa dan negara. Hal ini disampaikan Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya saat bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara dalam rangka memperingatai HUT ke-15 Kabupaten Buru Selatan yang digelar di halaman kantor bupati, Senin (24/7) kemarin.
“Kemajuan kabupaten ini kedepan akan tercapai, bila kita melaksanakan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing serta harus bekerja sesuai regulasi yang telah ditetapkan dan jangan keluar dari aturan yang berlaku, ” katanya mengingatkan.
Orang nomor satu di kabupaten dengan julukan Lolik Lalen Fedak Fena ini mengungkapkan, untuk memajukan Bursel, dibutuhkan ketersedian dan pemerataan sumber daya yang salah satunya adalah kemampuan fiscal daerah.
“Kita butuh inovasi semua pihak untuk memberikan dampak terhadap peningkatan daya saing dan yang tumbuh positif. Kita akan berupaya untuk mendorong sumber-sumber pendapatan kita dan klaster-klaster pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Soulisa, semua daerah otonom di Indonesia termasuk Buru Selatan, sangat tergantung dari dana transfer pemeirintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang beberapa tahun terkahir ini mengalami fluktuatif. Makanya, tema HUT tahun ini, “Peningkatan Daya Saing dan Inovasi Menuju Kemandirian Buru Selatan”. Artinya, dukungan dan partisipasi dari semua pihak dalam memberikan kontribusi pembangunan daerah selama ini sangatlah diperlukan.
“Kita harus giat bekerja, berkolaborasi, berinovasi untuk terus meningkatkan daya saing, demi kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Buru Selatan,” pintanya.
Untuk memajukan program pembangunan, kata mantan anggota DPRD Provinsi Maluku ini mengingatkan, semua kepala desa dan pejabat kepala desa agar pembangunan yang dilakukan benar-benar terencana dengan baik.
“Pembangunan harus memberi dampak kuantitatif dan kualitatif sehingga dapat dirasakan masyarakat. Sehingga bersama dengan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis melakukan pelayanan intervensi guna menurunkan angka stunting dan kemiskinan esktrim melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya mengakhiri sambutan.
Usai memimpin upacara, Soulisa yang juga isteri mantan bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa memberikan bantuan berupa pakaian seragam untuk siswa, bantuan untuk lansia dan penyandang disabilitas berupa kursi roda, dan tongkat serta Surat Keputusan (SK) pengangkatan ratusan pegawai kesehatan jalur P3K.
Hadir dalam kegiatan ini ketua dan anggota DPRD Buru Selatan , mantan pejabat Bupati Abdulrahim Uluputty, pimpinan TNI/Polri, pimpinan OPD, masyarakat adat dan undangan lainnya. Kegiatan diakhiri dengan makan patita bersama di depan kantor bupati serta hiburan rakyat dengan artis lokal yang didatangkan panitia perayaan HUT. (ESI)
Dapatkan sekarang