AMBON,AT-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggelar Rapat Koordinasi Nasional Presiden dan Kabinet Merah Putih dengan Pemerintah Daerah, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (7/11) lalu.
Sejumlah arahan dari Presiden Republik Indonesia Periode 2024-2029 yang dihadiri seluruh kepala daerah, termasuk Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie pun telah disampaikan saat Rakornas tersebut.
Kepada wartawan melalui rilisnya, Sadali Ie, Minggu (17/11) kemarin membenarkan adanya arahan Presiden Prabowo kepada seluruh pemerintah daerah termasuk Pemerintah Provinsi Maluku.
"Dan apa yang menjadi arahan Presiden telah saya sampaikan kepada semua pihak terkait, seperti Pimpinan OPD, Pimpinan Lembaga Vertikal, serta Pimpinan BUMN/BUMD dalam pertemuan akhir pekan kemarin di Kantor Gubernur," ungkap Sadali.
Mengenai hal tersebut, Sadali menjelaskan, ada beberapa penyampaian terkait Visi dan Misi (Asta Cita) Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Presiden menjelaskan bahwa Visinya yaitu “Bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045â€, yang dijabarkan dengan delapan Misi atau yang disebut Asta Cita," terang mantan Kepala Dinas Kehutanan Maluku ini.
Delapan misi tersebut yakni, pertama; memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM), kedua; Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Kemudian, ketiga ; meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. Keempat ; memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Kelima; melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Keenam; membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dan ketujuh; memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
"Dan kedelapan adalah Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur," pungkasnya.(Nal)
Dapatkan sekarang