NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan merespon positif rencana Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Maluku melaksanakan kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) di Kota Namrole. Hal ini ditegaskan Bupati Buru Selatan La Hamidi saat melakukan audens dengan IDI Provinsi Maluku yang berlangsung di ruang rapat Bupati, Kamis ( 10/4).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku, dua pekan kemarin, IDI Maluku telah melakukan komunikasi terkait dengan rencana kegiatan ini.
"Atas dasar koordinasi tersebut saya minta ketua IDI untuk segera ke Bursel guna membicarakan rencana tersebut," ujarnya.
La Hamidi menyampaikan terimakasih kepada pengurus IDI Provinsi Maluku yang telah berkunjung ke Namrole hari ini.
"Terima kasih sudah datang dan melihat langsung Buru Selatan dan bisa melihat langsung awal pemerintahan kami," ucapnya.
Mantan anggota DPRD empat periode ini mengatakan dalam menjalankan proses pemerintahan saat ini, fokus kita adalah rumah sakit.
"Diskusi kami paling panjang saat rapat pimpinan OPD kemarin adalah masalah RSUD dr Salim Alkatiri. Banyak malasah yang di hadapi, keterbatasan tenaga medis hingga peralatan yang kurang memadai, " keluhnya.
Untuk itu, lanjut La. Hamidi, dengan hadirnya IDI yang akan melaksanakan kegiatan HBDI dapat membantu pemerintah daerah dalam melihat berbagai persoalan di RSUD dr Salim Alkatiri.
"Mudah-mudahan dengan hadirnya IDI serta adanya Dirut RSUD yang baru pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa kembali di tingkatkan," harapnya.
La Hamidi juga meminta Dinas Kesehatan, serta RSUD merespon cepat rencana kegiatan HBDI di Namrole Buru Selatan kepada masyarakat di enam kecamatan. Pasalnya ada sejumlah kegiatan pelayanan kesehatan yang nantinya dilakukan.
"Informasi ini harus secepatnya di peroleh masyarakat, sehingga ketika pelaksanaannya pada bulan Mei mendatang masyarakat dapat datang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dengan gratis," ingatnya.
Hal yang sama disampaikan wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Elieser Selsily. Gerson mengucapkan terimakasih kepada IDI Maluku yang sudah berkunjung di Bursel.
"Terkait agenda HBDI di Namrole, kami sangat meresponnya dengan baik. Ini berkat bagi kami diawal pemerintah yang baru berjalan ini," ungkapnya.
Kabupaten Buru Selatan sendiri lanjut Gerson, memiliki dua rumah sakit yakni RSUD dr Salim Alkatiri dan Rumah Sakit Pratama di Desa Fogy, Kecamatan Kepala Madan.
"Ada dua rumah sakit, namun pelayanannya belum maksimal. Kita juga punya 13 Puskemas yang membantu masyarakat dalam pelayanam kesehatan," pungkasnya
Sementara itu ketua IDI Maluku dr Saleh Tualeka mengatakan, kehadiran IDI bersama tim di Buru Selatan untuk meminta kesediaan Pemkab Bursel menjadi tuan rumah pelaksanaan HBDI ke 117 20 Mei 2025 mendatang.
"Kita punya rencana untuk menjadikan Bursel sebagai tuan rumah HBDI. Kita sampaikan terimakasih karena adanya respon positif dari Pemkab Bursel untuk hal ini," ungkapnya.
Pihaknya, lanjut Tualeka, merencanakan untuk menurunkan semua tenaga dokter ahli dan spesialis untuk mendukung kegiatan tersebut yang direncanakan berlangsung 22 hingga 24 Mei 2025," pungkasnya.(Edy)
Dapatkan sekarang