IAKN Mewisudakan Sebanyak 57 Wisudawan
Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon periode I tahun 2022.
Admin
30 Jul 2022 20:59 WIT

IAKN Mewisudakan Sebanyak 57 Wisudawan

 AMBON, AT.--Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon periode pertama tahun 2022, mewisudakan sebanyak 57 orang. Kali ini, mengangkat tema, “Membangun SDM Unggul Memperkuat Indonesia Tangguh” yang dipusatkan di Gedung Aula IAKN Ambon, Jumat, (29/7). 

Turut hadir Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, Kakanwil Kemenag Maluku, H. Yamin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Semmy Huwae. 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno, menyampaikan selamat dan memberikan apresiasi kepada para wisudawan dan segenap jajaran civitas akademika, yang terus membentuk generasi muda Maluku untuk Indonesia Maju. 

"Kinerja ini merupakan persiapan jelang tahun 2045. Sebab di tahun itu, Maluku dan Indonesia akan genap berusia 100 tahun. Saya menginginkan, masyarakat bisa menikmati kemajuan yang signifikan dari sektor ekonomi, politik, sosial dan kebudayaan," katanya. 

Namun demikian, kata dia, pertanyaan sederhananya, apakah SDM Maluku bisa kompetitif dan mampu menjadi tuan rumah atau sekedar penonton di rumah sendiri?.

"Berdasarkan data BPS Maluku per Agustus tahun 2021, sebanyak 42,86 persen penduduk Maluku yang bekerja masih didominasi lulusan SMP ke bawah, sisanya 19,32 persen adalah sarjana dan diploma. Itu artinya, tenaga kerja ahli masih belum mencukupi kebutuhan pembangunan di berbagai sektor,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari 140 juta angkatan kerja per tahun 2021, 9 juta diantaranya masih pengangguran karena pandemi.  Jumlah ini, belum dihitung dengan penduduk usia produktif yang siap di dunia kerja sebanyak 1,8 juta dari SMA dan 1,7 juta dari lulusan perguruan tinggi. 

"Sementara di sisi lain, lapangan kerja yang tersedia hanya sekitar 3,6 juta. Sedikitnya lapangan kerja dari jumlah pencari kerja yang terus meningkat, memaksa lembaga pendidikan kita termasuk IAKN harus mendidik mahasiswa yang bisa menciptakan lapangan kerja menuju Indonesia maju," jelasnya. 

Dia berharap, momentum ini dapat merefleksikan posisi IAKN dalam memproduksi SDM unggul dan terpercaya. Dirinya meyakini itu, sebab sumbangan kampus ini amat sangat besar terutama dalam membangun persepsi masyarakat.

Komitmen inilah, yang membuat pemerintah pusat, kata dia lebih lanjut, telah merumuskan kriteria SDM unggul, antara lain berbudi pekerti luhur, berkarakter kuat, toleran, jujur, berhati Indonesia, berideologi Pancasila, berakhlak mulia, bekerja keras, berdedikasi dan menguasai keterampilan serta ilmu pengetahuan. 

Sementara itu, Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Yance Z. Rumahuru, mengaku, jumlah wisudawan yang dilepas pada periode ini sebanyak 57 orang. 

Puluhan wisudawan tersebut terdiri dari satu orang Doktor (S3) Program Studi Pendidikan Agama Kristen , enam orang Magister (S2) Program Studi Pendidikan Agama Kristen, satu orang Magister (S2) Program Studi Musik Gerejawi, 32 orang Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Agama Kristen, delapan orang Sarjana (S1) Program Studi Bimbingan Konseling Kristen, satu orang Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, tiga orang Sarjana (S1) Program Studi Pastoral Konseling, satu orang Sarjana (S1) Program Studi Agama dan Budaya, satu orang Sarjana (S1) Program Studi Pariwisata Budaya dan Agama dan tiga orang Sarjana (S1) Program Studi Pendidikan Seni Musik.

Kebijakan yang diambil, kata dia, untuk menggelar kegiatan secara luring ini bukan tanpa dasar. Salah satunya adalah penurunan wabah Covid-19, bukan saja skala kecil tapi nasional bahkan Internasional.

Sehingga, kegiatan ini merupakan awal dari kebangkitan pembelajaran yang selama ini lewat secara daring. 

"Selama melakukan pembelajaran secara daring, kemampuan mahasiswa dan kerja keras dosen, menurun. Jadi saya harap, kedepan, pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka," tutupnya. (LMS)

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai