IAKN Ambon Buka 5 Prodi Baru
FaizalLestaluhu
15 Jun 2023 13:21 WIT

IAKN Ambon Buka 5 Prodi Baru

AMBON, AT- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menggelar sosialisasi dan penyerahan SK izin penyelenggaraan program studi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Rabu (14/6). 

Kegiatan yang dipusatkan di gedung aula kampus setempat ini turut melibatkan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd, Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumuhuru, MA, Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Dr. Jantje E. Lekatompessy, S.E., M.Si., AK, CA, Kepala Kemenag Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Dinas Pariwisata Kota Ambon, Ketua MUI Maluku, Ketua Senode GPM Maluku, Uskub Amboina dan para undangan lainnya. 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd mengatakan, sejarah mencatat bahwa dari tujuh perguruan tinggi keagamaan di Indonesia, IAKN yang pertama kali menjemput mandat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI untuk membuka program studi umum. 

Dia menyebutkan, lima program studi yang telah mendapatkan SK penyelenggaraan antara lain, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Teknologi Pendidikan dan Sistim Informasi. Dengan demikian, kata dia, kelima prodi tersebut kini berada dalam rumpun sosial dan telah melengkapi prodi keagamaan yang ada di kampus IAKN Ambon. 

“ Kelima prodi tersebut merupakan modal penting bagi transformasi kelembagaan IAKN Ambon menuju Uneversitas Kresten Negeri (UKN). Hal ini tentunya akan menjadi spirit untuk IAKN Ambon dalam pengembangan pendidikan. Saya berharap agar transformasi dari IAKN Ambon menuju  UKN secepatnya bisa terwujud, “ harap Dr. Jeane. 

Dia menuturkan , dengan penyerahan SK Izin Penyelenggaraan program studi tersebut, IAKN Ambon selalu siap bergerak lebih sigap, lincah, terencana dan strategis untuk menjadi titik akumulasi kapital dari sirkulasi ilmu pengetahuan sebagai pusat kajian sekaligus transmisi ilmu pengetahuan. 

"Saya berharap IAKN seyogianya dapat beradaptasi sesuai dengan irama  perkembangan peradaban untuk memastikan bahwa seluruh layanan harus selaras dengan standar mutu nasional dan internasional, " harap dia. 

Sebagai penyusun strategis,  lanjut dia, keunggulan sebuah institusi perguruan tinggi lebih ditentukan oleh kemampuan para penyusun strategis pada institusi tersebut baik dalam rumusan arah maupun kebijakan public yang strategis berbasis iman dan ilmu pengetahuan. 

“ Kita selalu di tuntut untuk harus cerdas. Dimana kebijakan apa saja yang dipandang mendesak untuk diputuskan demi pendidikan keagamaan harus dilakukan dengan mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki sehingga menjadi jaminan  dan kekuatan bagi kelembagaan dan kemaslahatan umat, “ pungkaanya. 

Sementara itu, Rektor IAKN Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumuhuru, MA mengatakan, setelah diserahkannya SK Ijin penyelenggaraan Program Studi, IAKN Ambon berkomitmen untuk memutus mata rantai ketergantungan bidang – bidang keilmuan yang tidak ada di Maluku. 
Orang nomor satu di IAKN Ambon ini menjelaskan, setelah di uji kelayakannya kelima program studi tersebut menjadi kebutuhan masyarakat Maluku. Dengan demikian, tujuan di bukanya prodi umum itu sehingga generasi Maluku tidak lagi kuliah di luar daerah.  
“ Program studi tersebut belum ada di Maluku. Harapannya ada minat dari masyarakat Maluku untuk kuliah di kampus IAKN Ambon, “ harap dia. 

Dia mengaku, IAKN Ambon memiliki sumber daya manusia (tenaga pendidik) sudah lebih dari cukup dan sesuai dengan jumlah program studi sehingga IAKN terus melakukan pembenahan serta pengembangan mutu pendidikan sehingga dapat meluluskan sumber daya manusia yang berkualitas. 

“ Lima program studi kami yang telah mendapatkan SK Penyelenggaraan adalah Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Teknologi Pendidikan dan Sistim Informasi. Prinsipnya kami berkomitmen untuk terus berbenah dan terus melakukan pengembangan sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, “ kuncinya. (AKS)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai