Hoaks, Sekda Berpasangan Dengan Wagub di Pilgub
Flyer yang disebarkan di media sosial
Admin
11 Jul 2023 07:54 WIT

Hoaks, Sekda Berpasangan Dengan Wagub di Pilgub

AMBON,AT--Sebuah flyer atau selebaran digital berisi fofo Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno dan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie dengan tulisan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku 2024 beredar dan viral di media sosial. Flyer tersebut sengaja disebarkan oleh oknum tertentu untuk menjatuhkan marwah kedua pemimpin di daerah seribu pulau ini. 

Flyer dengan tulisan ‘Seram Tenggara, Rasa Gandong’ di pojok kanan atas, dan ‘BARASA-Barnabas-Sadali’ di pojok kiri atas, itu dibagikan di grup-grup WhatsApp (WA) sejak Senin (10/7) pagi. Belum diketahui, siapa yang pertama kali mengirim flyer tersebut. 

Namun, informasi tersebut telah menjadi perbincangan di grup-grup WA.  Bahkan dikaitkan dengan kepentingan politik di Pilkada Gubernur 2024. 

Menanggapi beredarnya flyer tidak resmi tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Masyarakat Seram Bagian Timur Provinsi Maluku, Abdul Djalil Rumasukun menegaskan,  ada pihak tidak bertanggung jawab yang sengaja menyebarkan informasi tidak benar tentang Sekda. 

“Kami mengutuk oknum atau kelompok atau siapapun yang mencoba membuat dan menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai Sekda, Pak Sadali Ie. Bagi kami, informasi yang disebarkan ke media sosial bertujuan untuk menjatuhkan pak Sadali dan membuat hubungna baik beliau dengan pak gubernur menjadi renggang,”kata Djalil di Ambon, kemarin. 

Sekda Maluku Sadali Ie, kata Djalil, saat ini tetap fokus membuat gebrakan untuk perbaikan birokrasi di Pemprov Maluku. “Kaluarga besar PB Ikatan Masyarakat Seram Bagian Timur, sangat menyesal atas informasi yang beredar di media soal pak Sadali Ie yang saat menjabat Sekda Maluku berpasangan dengan pak Barnabas Orno di Pilkada Maluku. Berita itu tidak benar alias hoaks,”tegasnya. 

Mewakili PB Ikatan Masyarakat Seram Bagian Timur, Djalil mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Maluku Murad Ismail yang telah mempercayakan Sadali Ie yang merupakan salah satu putra terbaik SBT sebagai Sekda Maluku. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Maluku yang telah mempercayakan salah satu putra Seram Bagian Timur sebagai Sekda. Kami yakin, kepercayaan tetap dijalankan dengan sepenuh hati dan tanggung jawab yang tinggi,”pungkasnya. 

Adu Domba 

Sementara itu, Wakil ketua PWPM Maluku yang juga adalah ketua LBH Pemuda, Abdul Gafur Retoob mengatakan, maksud orang yang membuat dan menyebarkan selebaran di media sosial tersebut merupakan bentuk provokasi dan sama sekali tidak mengandung kebenaran. Tujuannya untuk menyudutkan Sekda Maluku yang saat fokus membenahi birokrasi di Pemerintah daeerah Provinsi Maluku. 

“Pemberitaan melalui flyer ini adalah pesan yang ingin mengadu domba dan memprovokasi publik, yang dilakukan oleh orang tertentu karena memiliki tendensi dan kepentingan untuk tidak mau melihat Maluku maju dan berkembang,”ungkap dia. 

Menurut Gafur, kepemimpinan saat ini telah menghasilkan kemajuan pembangunan dalam berbagai sektor dengan pencapaian yang signifikan. Meskipun demikian ada berbagai catatan yang tidak bisa dipungkiri sehingga kepemimpinan ini tentunya harus terus berbenah, bergerak maju dan terus bekerja sama dengan semua komponen masyarakat dan berkolaborasi bersama dalam membawa kemajuan daerah.

Disisi lain, lanjut dia, tak bisa diabaikan bahwasanya keberhasilan di era ini juga didasarkan pada suatu tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel dan transparan. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali secara berturut-turut dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Keberhasilan tersebut juga sebagai pertanda kepemimpinan yang efektif dan efisien disertai profesionalitas birokrasi di bawah kepemimpinan Sekda Maluku, Sadali Ie, seseorang yang penuh dedikasi, teknokrat berintegritas yang sangat piawai dalam memainkan peran sebagai seorang birokrat handal dan profesional,”paparnya. 

Olehnya karena itu, kata dia, keberhasilan pembangunan hari ini yang kemudian membuat sebagian orang atau kelompok tertentu mencoba untuk menggaungkan opini sesat dan menyesatkan publik agar bertujuan untuk membuat gaduh. 

“Kami menilai ini sangat provokatif sehingga kami minta agar hoaks semacam ini dihentikan, bahkan operasi ini harus segera diungkap siapa dalangnya oleh pihak berwajib. Menurut saya pihak berwajib(Polri) akan sangat mudah  mengungkap siapa aktor dalang yang mendesain hal tersebut,”pungkasnya. (TAB)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai