Hendrik-Saadiah Hampir Pasti Berpasangan
FaizalLestaluhu
16 May 2024 06:31 WIT

Hendrik-Saadiah Hampir Pasti Berpasangan

AMBON,AT-Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Hendrik Lewerissa dan Saadiah Uluputty hampir pasti berpasangan sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku 2024. Mereka terus menjalin komunikasi politik.

Hendrik Lewerissa adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya (DPD Gerindra) Provinsi Maluku. Sedangkan Saadiah Uluputty merupakan pengurus DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maluku.

Hendrik telah mendapat restu dari beberapa elit Gerindra, salah satunya Ketua Harian DPP Partai Gerindra  Sufmi Dasco Ahmad, untuk maju sebagai calon gubernur Maluku. Karena itu, Hendrik melalui timnya sudah mengambil formulir pendaftaran di lima parpol, yakni PKS, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara Saadiah telah resmi mendaftar di Partai Persatuan Pembangunan (PPP),  Gerindra dan PKS sebagai bakal calon wakil gubernur. Pendaftaran di tiga parpol tersebut, sekaligus sebagai bantahan atas isu yang beredar bahwa Saadiah hanya "calon boneka" karena PKS sudah mengunci rekomendasi buat Murad Ismail.

"Ibu Saadiah bukan sebagai calon boneka yang diisukan. Beliau serius maju sebagai Wakil Gubernur karena melihat kondisi Maluku saat ini. Beliau sosok politisi Maluku yang terbaik dan peduli," tegas Ahmad Tanassy, Ketua Tim Saadiah kepada wartawan usai pengembalian berkas di Sekretariat Kantor DPW PPP Maluku, di Jalan Permi Ambon, Rabu (15/5).

Pada kesempatan itu, Tanassy menyampaikan permohonan maaf Saadiah yang tak sempat datang langsung mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran karena ada urusan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Kendati demikian, kata Tanassy, tidak menyurut keseriusan Saadiah untuk bertarung di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, 27 November 2024 mendatang.

"Pengembalian formulir pendafataran ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Ibu Saadiah dengan PPP untuk memperjuangkan Maluku ini, salah satunya Maluku harus menjadi provinsi kepulauan,"paparnya.

Soal bacalon gubernur, kata dia, Hendrik Lewerissa sangat berpeluang berpasangan dengan Saadiah. Saadiah juga cukup diterima di internal Gerindra Maluku.

"Partai Gerindra sudah menyiapkan karpet merah untuk ibu Saadiyah. Karena itu, kami tidak ragu dan siap memenangkan ibu Saadiah,"pungkasnya.

Sementara itu, Saadiah yang saat ditemui di salah satu kafe di Ambon,  Selasa (14/5) mengaku, akan berpasangan dengan Hendrik Lewerissa.

"Soal Wagub yang akan mendampingi pak Hendrik sebagai calon wakil Gubernur Maluku nantinya adalah saya," ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Maluku ini juga mengaku menjalin komunikasi intens dengan Hendrik untuk membicarakan duet di Pilgub.

"Tetapi semua itu juga tergantung rekomendasi partai. Tapi saya yakin PKS akan menyetujui itu jika bersama dengan pak Hendrik," tegasnya.

Srikandi PKS itu juga menegaskan, kepastian dirinya untuk bertarung di Pilkad Maluku karena didorong oleh masyarakat yang merindukan sosok perempuan dalam memimpin Maluku lima tahun kedepan.

"Ini bukan saya mau ego atau merasa hebat untuk bertarung di Pilkada Maluku, tapi semua ini ada dukungan dari masyarakata Maluku yang ingin melihat sosok perempuan duduk di kusri orang nomor dua di Maluku," cetusnya. 

Untuk diketahui, jika Gerindra dan PKS berkoalisi maka sudah bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2024. Pasalnya, Gerindra memiliki 5 kursi dan PKS 4 sehingga sudah memenuhi syarat minimal dukungan 20 persen kursi (9 kursi) dari total 45 kursi DPRD Maluku saat ini.  (Jar)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai