AMBON,AT-Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indoneia (Ipsi) Maluku bakal digelar tanggal 24 Agustus nanti.
Musprov Ipsi ini digelar dengan agenda pemilihan ketua Ipsi Maluku untuk lima tahun mendatang.
Salah satu figur yang dipastikan maju bertarung di Musprov adalah Hendra Abubakar.
Ketua Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (Ipsi) Kota Ambon ini menegaskan siap maju dalam pemilihan ketua umum nanti.
"Alhamdulillah, dukungan dari voters (pemilik suara) membuat saya memutuskan untuk maju sebagai calon ketua Ipsi Maluku, " tegasnya saat bincang-bincang dengan Ambon Teekini. Id, Rabu (14/8).
Hendra menegaskan, siap maju dan memipin Ipsi Maluku untuk lima tahun kedepan.
"Komunikasi dengan pemilik suara sah sudah dilakukan dan mereka siap memberikan dukungannya kepada saya, " katanya.
Dijelaskan, dukungan dari beberapa voters sudah ada dan kemungkinan masih terus bertambah lantaran masih banyak teman-teman perguruan atau IPSI kabupaten/kota, yang menyatakan siap memberikan dukungannya saat Musprov akhir bulan ini.
"Sampai saat ini, ada sekitar empat voters siap memberikan dukungan kepadanya dan itu bisa bertambah lagi, " beber Hendra.
Pada kesempatan itu, Hendra berharap, pada pelaksanaan Musprov nanti dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan ketua yang didukung oleh IPSI kabupaten/kota. Sehingga kepengurusan IPSI Maluku bisa berjalan dengan baik, serta tidak ada perpecahan yang dapat meruginakan olahraga pencak silat di masa mendatang.
"Semoga pada Musprov nanti dapat terpilih ketua yang benar-benar mengerti pencak silat Maluku dan saya siap jika diberi amanah itu, " pungkasnya.
Dibagian lain, Andat Alhamid, Pelatih Silat Maluku menuturkan, Musyawarah Provinsi (Musprov) ini harus digelar karena ini amanah AD/ART dikarenakan habisnya masa bakti pengurus Ipsi Maluku yang lama.
"Ada pemegang suara yang berhak untuk memberikan suaranya, yakni Ipsi kabupaten/kota, PB Ipsi dan pengurus Ipsi provinsi sebelumnya,” jelas dia.
Terkait dengan calon yang layak pimpin Ipsi Maluku? Alhamid berujar, siapa pun bisa memimpin yang penting memenuhi pesyaratan, misalnya kandidat pernah atau menjadi pengurus/pembina Ipsi kabupaten/kota, tidak cacat secara hukum, dan memiliki kemauan dan kemampuan untuk memajukan Ipsi di masa mendatang.
“Kandidat terbuka bagi siapa saja asalkan sesuai dengan kriteria. Selain itu, calon ketua harus bisa bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku maupun dengan Dinas Pemuda dan Olahraga," katanya.
Bukan itu saja, tambah Alhamid, jika kandidat ketua haruslah sosok yang memiliki kemauan yang kuat dalam memajukan Ipsi Maluku.
“Seperti bisa membantu dalam hal pencarian anggaran diluar KONI, dan juga punya kreativitas mengenai pembinaan atlet silat Maluku,” pungkasnya. (CAL)
Dapatkan sekarang