Hadiri Harganas, Wattimena Pastikan Angka Stunting di Ambon Bakal Turun
Ketua TP PKK Kota Ambon, Felicia Maria Wattimena bersama Kadis PPKB Ambon, J.W Patty, saat menghadiri puncak Harganas di Kabupaten Banyuasin, Sumsel. --Istimewa.
FaizalLestaluhu
12 Jul 2023 06:05 WIT

Hadiri Harganas, Wattimena Pastikan Angka Stunting di Ambon Bakal Turun

AMBON,AT- Ketua TP PKK Kota Ambon, Felicia Maria Wattimena menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Wattimena tidak sendirian melainkan didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota Ambon.

Isteri orang nomor satu di Kota Ambon itu berharap, momen tersebut akan memberikan semangat baru bagi penanganan Stunting. 

“Harapan saya tentunya momen ini (Harganas-red), akan memberikan semangat baru ketika kembali ke daerah dan melakukan yang terbaik bagi penanangan Stunting di Kota Ambon," kata dia, kepada wartawan melalui sambungan telephone selulernya, kemarin. . 

Wattimena mengatakan, Stunting menjadi masalah prioritas bangsa, dimana presiden RI, Joko Widodo menargetkan penurunan angka stunting hingga 14 persen di tahun 2024. 

“Mengingat pentingnya upaya penurunan Stunting, maka Harganas ke-30 tahun 2023 ini diperingati dibawah sorotan tema Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju. Nah dengan tema tersebut akan menjadi motivasi bagi kita untuk lebih bekerja keras dalam menurunkan angka Stunting di Kota Ambon,” ungkapnya.

Ditegaskan, TP PKK dan Pemerintah Kota akan terus melakukab berbagai upaya dalam menurunkan angka Stunting tersebut.
"Karena memang target kita (TP PKK-red), dan Pemerintah Kota, angka Stunting di Kota Ambon, harus turun secara signifikan dalam tahun 2023 ini,"tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Ambon, J.Welhelmina Patty mengatakan, pihaknya bersama TP-PKK Kota Ambon dan OPD terkait akan melakukan kolaborasi dan konvergensi program demi penurunan angka stunting. 

“Kami memberi apresiasi apa yang dilakukan oleh Ketua TP —PKK, juga atas dukungan Wali Kota dan Sekretaris Kota, serta bertekad ketika kembali ke ambon akan berkolaborasi dalam langkah - langkah penurunan Stunting,” tandasnya. 

Terpisah Wakil Presiden Republik Indonesia K.H. Ma'ruf Amin meminta agar angka stunting pada Tahun 2024 mendatang turun menjadi 14 persen. Hal itu disampaikan saat memberikan kata sambutan puncak Harganas, ke-30, tahun 2023  dilapangan upacara Pemkab Banyuasin, Kamis (6/7).

"Stunting mencapai angka 21,6 persen, sehingga untuk menurunkan angka stunting mencapai 14 persen, masih ada waktu sekitar dua tahun. Secara nasional,di Tahun 2023 dan 2024 harus turun 3,8 persen, sehingga target itu tercapai," jelasnya.

Diakuinya angka stunting pada 2022 lalu telah mengalami penurunan sekitar 2,8 persen. Kendati belum tercapai (target) 3,8 persen. Wapres mengucapkan terima kasih banyak kepada BKKBN, Kemenkes Republik Indonesia sehingga angka stunting turun.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, berdasarkan angka statistik PBB tahun 2020 lalu, terdapat 22 persen di dunia balita alami stunting.

"Jumlahnya diperkirakan 149 juta, dan di Indonesia ada 6,3 juta, " ucapnya.

Menurutnya stunting itu bukan hanya tinggi badan, tapi lebih terhadap kualitas hidup, kecerdasan, kalah persaingan.

"Kita serius (atasi) stunting di Indonesia. Jadi keluarga merupakan faktor penting dalam atasi masalah stunting, dengan memberikan asupan gizi, tempat tinggal dan lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut Maaruf juga prihatin terhadap perilaku hidup sehat remaja yaitu pernikahan dini.

"Kita mesti hindari karena banyak mudoratnya serta resiko lebih tinggi anak stunting, "tuturnya.

Orang nomor dua di Indonesia ini, menekankan kalau pernikahan dini tidak dilarang oleh agama. Tapi pernikahan dibawah umur banyak kemudoratannya salah satunya stunting.

"Kepada tenaga kesehatan, agar memberikan pelayanan kepada ibu hamil melalui Posyandu, dan Puskesmas. Petugas kesehatan siapkan informasi soal stunting dan lainnya," tandasnya. (AHA)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai