AMBON,AE-Capaian luar biasa dipersembahkan pendekar asal perguruan Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Maluku Tengah di Kejuaraan Silat Terbuka Gubernur Cup yang berlangsung di Sport Hall Karang Panjang, 3 sampai 8 Maret 2022.
Anak binaan Andika ini berhasil membawa pulang 13 medali emas 2 medali perak dan 6 medali perunggu. Medali emas diraih oleh Wa Restyani (Seni), Dafa Laitupa (E-Pa Remaja), Wa Restyani (A-Pi Dewasa), Asyah Salampessy (C-Pi Remaja), Leyra (F-Pi Pra Remaja), Eka (E-Pi Remaja), Ibrahim (A-Pa Remaja), La Ode Aprianto (B-Pa Dewasa), Alexa (D-Pi Dewasa),M Saleh (B-Pa Remaja), Nur Heluth (C-Pi Dewasa) dan Ziat Rumbia (C-Pa Remaja).
Sementara dua medali perak digondol Siti Hajar (D-Pa Pra Remaja) serta Ikbal Rumalas (B-Pa Pra Remaja). Sedangkan 6 medali perunggu dipersembahkan Neneng (D-Pi Remaja), Jaiz (F-Pa Dewasa), Husrin (B-Pa Dewasa), Husrin (Seni tunggal), Ralan Nahumarury (C-Pa Remaja) dan Rio Tuharea yang turun di kelas A-Pa Remaja.
Hasil ini mengantarkan PSHT Maluku Tengah keluar sebagai juara umum klasemen akhir dengan mengoleksi 13 emas, 2 perak dan 6 perak.
Prestasi yang dicapai oleh Restyani dan kawan-kawan, sudah tentu membuat bangga semua orang karena PSHT membuat harum nama Maluku Tengah dipentas daerah meski di tengah pandemi.
"Capaian 13 medali emas, 2 perak dan 6 perunggu yang diraih oleh anak-anak (pesilat) menjadi kebanggan dan semangat tersendiri bagi kami. Alhamdulillah syukur, mereka masih berprestasi walau keadaan pandemi ini," ungkap Andika, Pelatih Perguruan Silat PSHT Malteng kepada Ambon Ekspres di Ambon, kemarin.
Menurut pria murah senyum ini, mereka yang meraih medali merupakan anak didiknya yang kerap menjuarai kompetisi silat dalam beberapa tahun terakhir.
"Kami bersyukur, meski dalam masa Pandemi Covid-19, anak-anak mampu membawa pulang medali emas, perak dan medali peruggu. Ini prestasi yang luar biasa," ucapnya
Kata dia, meski proses latihan atlet masih serba terbatas. Tapi, semangan mereka untuk meraih medali patut diapresiasi.
"Tentu bangga dengan capaian prestasi anak-anak (pesilat) yang membanggakan. Ada 32 pesilat yang ambil bagian di kejuaraan kemarin kemarin. Hanya ada beberapa atlet yang gagal membawa pulang medali. Meski begitu, kami tetap bangga dengan perjuangan mereka. Kami juga berharap ini jadi penyemangat baru bagi rekan-rekannya untuk terus berprestasi di event silat lainnya," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andika juga mengajak agar di tengah Pandemi Covid-19 ini, para atlet kebanggaan PSHT Maluku untuk terus menjaga kesehatan dan selalu mentaati protokol kesehatan dalam segala aktivitas. Dan tetap ikuti instruksi pelatih agar menjalankan latihan agar tetap menjaga fisik dan mental sehingga pembinaan terus berjalan meski di tengah Pandemi Covid-19.
"Yang pasti, kami bangga dengan raihan ini karena dari 403 pesilat yang ikut Kejuaraan kali ini, kami mampu keluar sebagai juara umum," ucapnya bangga.
Diakhir perbincangan, Andika meminta dukungan dari Ipsi Maluku maupun Ipsi Malteng agar bisa memperhatikan kekurangan atau kendala dari perguruan ini.
"Jujur, soal tempat latihan maupun peratalan latihan masih sangat minim. Olehnya itu, kami berharap ada perhatian lebih dari para pengambil keputusan yang ada di Ipsi Maluku," demikian Andika.(CAL)
Dapatkan sekarang