AMBON,AT-Bakal calon Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa memilih Said Assagaff sebagai wakilnya pada Pilgub 2024. Partai Golongan Karya (Golkar) juga memberi sinyal, menerima tawaran duet tersebut.
Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Maluku, Hendrik Lewerissa atau HL memastikan, opsi meminang Saadiah Uluputty sebagai bakal calon wakil gubernur sudah tertutup. PKS meminta Saadiah untuk tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI dapil Maluku.
"Dengan demikian opsi meminang Ibu Saadiah sebagai wakil kan tertutup, maka kita harus mengeksplorasi yang lain," ujar Hendrik kepada wartawan di Swiss-Belhotel Ambon, Senin (3/6).
Menurut anggota DPR itu, ada beberapa tokoh yang layak dan patut dipertimbangkan sebagai bakal calon wakil gubernur. Salah satunya mantan Gubernur Maluku Said Assagaff yang disingkat SA.
Assagaff adalah mantan Gubernur Maluku periode 2014-2019. Dalam Pilgub 2018, mantan ketua DPD Golkar Maluku kembali bertarung berpasangan dengan Andreas Rentanubun. Namun keduanya kalah dari pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno.
"Pak Said Assagaff ini kan punya pengalaman pemerintahan sebagai gubernur, dan kombinasi seorang mantan gubernur yang berpengalaman menata birokrasi, dengan seorang politisi nasional yang punya akses kepada kekuasaan adalah kombinasi yang ideal untuk Maluku," jelasnya.
Hendrik mengakui, duet Lewerissa-Assagaff merupakan tawaran dari partai Gerindra serta semua partai koalisi yang nantinya diajak sebagai partai pengusung dalam Pilgub Maluku 2024 nanti.
"Saya harap semua bisa terealisasi dan tentu saja ini tergantung apakah kami memenuhi syarat dukungan partai politik atau tidak. Kalau dapat yah maju. Ini kan baru menyampaikan niat buat maju," paparnya.
Selain Said Assagaf, ada juga kader Golkar lain seperti Bupati Seram Bagian Timur Mukti Keliobas, mantan Bupati Buru Ramly Umasugi, Azis Samual, serta Hamzah Sangadji yang masuk dalam radar Gerindra sebagai bakal calon wakil Gubernur
"Beberapa tokoh ini sebenarnya menjadi referensi partai Gerindra untuk dipinang sebagai bacalon wakil Gubernur. Tapi kecenderungan saya ada pada Said Assagaf," ungkapnya.
HL menambahkan, dirinya juga telah melakukan komunikasi intens dengan Said Assagaff.
"Beliau sangat respon baik dan siap. Tinggal tunggu saja apakah Golkar restui beliau dengan memberikan dukungan atau tidak," ujarnya.
Hendrik mengaku, mantan Wakil Gubernur Maluku periode 2008-2013 itu sejatinya tidak lagi mencari jabatan, melainkan menyelesaikan tugas yang belum terselesaikan.
"Pak Said Assagaff ini merasa ada tugas yang belum terselesaikan selama beliau mengabdikan diri di Maluku. Beliau kan pada Pilgub Maluku 2018 dikalahkan oleh Murad Ismail dan Barnabas Orno, makanya niat maju walaupun hanya sebagai wakil merupakan sesuatu yang sangat mulia," jelasnya.
Menurutnya, masyarakat Maluku akan merespon hal ini secara positif. Sebab seorang mantan Gubernur, lanjutnya, mau mengambil keputusan untuk menjadi calon wakil Gubernur, merupakan bentuk atau wujud dari kerendahan hati.
"Beliau tidak melihat langkah itu sebagai sesuatu yang salah, tetapi itu sebagai langkah beliau untuk menyelesaikan tugas yang belum selesai selama menjadi kepala daerah," jelasnya.
Bahkan, ia merasa beruntung mendapat bakal calon wakil yang memiliki pengalaman andal dalam pemerintahan.
"Kombinasi HL-SA ini ideal untuk menghadapi tantangan Maluku hari ini, dan proyeksi tantangan Maluku ke hari yang akan datang," katanya.
Ia juga mengaku, komunikasi dengan Said Assagaff telah dilakukan secara intens dan direspon secara positif oleh DPP Gerindra.
"Sekarang tinggal tunggu respon DPP partai Golkar, karena itu internal Said Assagaff sebagai kader," katanya.
"Saya percaya semoga saja, sebagai partai koalisi Indonesia Maju pendukung Prabowo-Gibran dalam Pilpres, semangat yang sama bisa terproyeksi dalam Pilgub Maluku 2024," tandasnya.
Said Assagaff yang dikonfirmasi, juga menyatakan kesediaannya untuk mendampingi HL dalam Pilgub Maluku. Mantan Ketua DPD Golkar Maluku ini juga mengaku, dipinang langsung oleh HL.
"Diminta pak Hendrik, dan juga Gerindra, makanya saya bersedia maju,"ungkap Assagaff.
Respon Positif Golkar
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku, Abner James Timisela mengaku tidak masalah jika Hendrik Lewerissa menggandeng Said Assagaf berpasangan sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gurbernur Maluku.
Timisela menegaskan, Said Assagaff masih kader Golkar dan memiliki banyak pengalaman di pemerintah karena pernah menjabat sebagai Wakil gubernur dan gubernur Maluku satu periode. Apalagi Lewerissa dan Assagaff punya kemauan dan kesepakatan untuk berpasangan.
"Kalau Pak Assagaf dianggap layak dampingi Hendrik, itu tidak masalah. Masing-masing partai dalam mengusung calon punya mekanisme. Kalau Gerindra mau ambil kader Golkar berpasangan, dan selama itu sesuai koridor tidak masalah," ujar Timisela saat dikonfirmasi media ini, kemarin.
Golkar memang tidak menyertakan nama Said Assagaff dalam survei Internal. Namun jika ada tawaran dijadikan bakal calon wakil, tidak menutup kemungkinan Golkar merekomendasikan pasangan tersebut.
"Nama beliau (Said Assagaff) tidak ada di survei. Tapi untuk wakil biasanya ditentukan oleh bakal calon Gubernur. Kalau SA dianggap cocok dan layak, ya tidak masalah,"jelasnya.
Soal Jeffry Apolo Rahawarin yang digadang-gadang akan direkomendasikan Golkar sebagai calon gubernur, Timisela menegaskan, belum ada keputusan resmi dari partai berlambang pohon beringin itu.
Selain itu, meski masih menjalin komunikasi dengan Jeffry, tapi tradisi Golkar selalu mengikuti dinamika politik yang bisa berubah kapan saja. Justru Golkar bersyukur karena ada kandidat gubernur meminang kadernya sebagai bacalon wagub.
"Kami juga bersyukur kalau ada kader Golkar yang dipinang sebagai calon wakil Gubernur. Golkar juga tidak mau berikan rekomendasi lalu kemudian kita hanya jadi penonton saja," tegas Timisela.
Untuk diketahui, jika Gerindra memiliki 5 kursi DPRD Maluku, dan Golkar 4 kursi hasil Pileg 2024. Jika dua partai besar ini berkoalisi, sudah bisa mengusung pasangan calon Gubernur dan Wagub dengan akumulasi 9 kursi atau 20 persen dari 45 kursi parpol di DPRD Maluku.(Hab/Nal)
Dapatkan sekarang