AMBON,AT-Partai Golongan Karya (Golkar) membuka peluang koalisi dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem) dalam pemilihan Walikota Ambon 2024. Namun, Golkar meminta kadernya digandeng sebagai bakal calon wakil walikota.
Partai Golkar mendorong tiga kadernya, yaitu Ridwan Rahman Marasabessy, Elly Toisutta dan Subhan Pattimahu sebagai bakal calon wakil walikota Ambon. Pada Kamis (27/6), DPP Partai NasDem secara resmi telah mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Ambon dan, Bodewin Wattimena dan Elly Toisutta.
Sekretaris DPD Golkar Maluku, Abner James Timisela mengatakan, NasDem maupun Bodewin punya hak untuk menentukan bakal calon wakil walikota. Golkar tidak memaksakan kehendak agar kadernya dijadikan calon walikota.
"Kami tidak bisa paksakan harus pilih siapa wakil dari tiga nama di internal Golkar. Tapi kalau Bodewin Wattimena sudah pilih itu (Elly Toisutta), maka itu haknya. Berbeda jika Golkar punya calon walikota, maka kami yang tentukan wakil,"jelas Timisela kepada Ambon Ekspres, Minggu (30/7).
Rekomendasi NasDem tersebut, kata Timisela, membuka peluang koalisi dengan Golkar. Meski begitu, partai berlambang pohon beringin tetap berpatokan pada hasil survei.
"Soal NasDem dan Golkar koalisi, saya kira segala kemungkinan ada. Apalagi pada minggu kedua bulan Juli ini, DPP Golkar sudah bisa mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan calon," tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Nasdem telah merekomendasikan Bodewin Wattimea dan Elly Toisutta sebagai pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ambon.
Rekomendasi diserahkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Maluku, Hamdani Laturua kepada Bodewin Wattimena di kantor DPP Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (27/6). Hadir pula Ketua DPD NasDem Ambon, Mourits Tamaela.
Hamdani mengatakan, pemberian rekomendasi kepada mantan Penjabar Walikkota Ambon, Bodewin Wattimena, dan ketua DPRD Kota Ambon Elly Toisutta telah melalui proses politik yang panjang. Hasil survei jadi tolak utama.
Selain itu, komitmen kepada partai Nasdem untuk sama-sama membangun Ambon yang lebih baik lagi ke depan.
"Terutama kepartaian, dengan kami memberikan rekomendasi bangun hubungan yang baik sehingga sinergitas antara pemerintah kota Ambon dan partai pengusung bisa menjadi kekuatan besar untuk melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat kota Ambon,"paparnya.
Rekomendasi yang diserahkan kepada Bodewin memang bukan Surat Keputusan (SK) DPPNasdem model B1.KWK sebagai persyaratan pendaftaran di KPU daerah. Namun, dukungan Nasdem terhadap Bodewin tak akan bergeser lagi.
Hal tersebut ditegaskan Hamdani ketika ditanya tentang beredarnya informasi bahwa Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh juga sudah memberikan restu kepada Agus Ririmase dan Rosita Usman. Menurut dia, itu hanya bagian dari dinamika perebutan rekomendasi.
Partai Nasdem memiliki 4 kursi di DPRD Kota Ambon hasil Pemilu 2024. Olehnya itu, perlu ada koalisi parpol untuk minimal memperoleh 3 kursi lagi untuk bisa mengusung calon walikota dan wakil walikota Ambon 2024.
Menurut Hamdani, peluang koalisi dengan Golkar yang memiliki 3 kursi, cukup terbuka karena Elly Toisutta merupakan kader partai tersebut. Namun, sangat bergantung dari Bodewin selaku bakal calon walikota untuk mendapatkan rekomendasi Golkar atau parpol lainnya.
"Tergantung dari pak Bodewin juga. Karena Nasdem hanya kursi. Butuh 3 kursi lagi untuk maju di Pilkada kota Ambon,"pungkasnya. (Wahab)
Dapatkan sekarang