Gobar Film Tegar, Sekdispen Ambon: Guru dan Anak-anak Wajib Nonton
Kepala sekolah dan para guru serta siswa di Ambon berpose bersama sutradara film Tegar, Anggi Frisca usau Gotong Royong Nonton Bareng (Gobar) di bioskop XXI ACC Ambon, Selasa (6/12/2022).
(Foto: istimewa/Ambonterkini.id)
Admin
07 Dec 2022 16:57 WIT

Gobar Film Tegar, Sekdispen Ambon: Guru dan Anak-anak Wajib Nonton

AMBON,AT.--Rumah produksi Aksa Bumi Langit menggelar Gotong Royong Nonton Bareng (Gobar) film Tegar di bioskop XXI Ambon City Centre (ACC), Selasa (6/11). Film ini berkisah tentang perjuangan Tegar, anak difabel yang ingin sekolah meski tidak mendapat dukungan orang tua.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ambon, Johny Sander, sejumlah kepala sekolah dan puluhan guru serta siswa dan anak-anak antusias menonton film yang dirilis pada 24 November 2022. Mereka serius mengikuti alur cerita film keluarga berdurasi 92 menit itu.

Menurut Johny Sander, film Tegar secara gamblang memberikan pemahaman kepada orang tua dan siswa tekait pelayanan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Sebab, edukasi tentang nilai-nilai inklusifitas dan motivasi untuk tetap berjuang ditengah keterbatasan fisik lewat film akan lebih mudah diserap.

“Kalau anak-anak kita hanya mendengar cerita atau tidak menyaksikan langsung kehidupan disabiltas itu agak susah. Edukasi lewat film ini sangat cepat sekali. Bisa memberikan pemahaman terkait nilai-nilai kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang berkebutuhan khsusus,”kata dia kepada wartawan usai Gobar.

Mewakili Pemerintah Kota Ambon, Sander berterima kasih dan mengapresisasi sutradara dan kru film Tegar yang telah melaksanakan nonton bareng di Ambon. Ia berjanji akan mengajak lebih banyak lagi kepala sekolah, guru, dan siswa untuk menonton film Tegar.

“Guru dan anak-anak para siswa wajib nonton. Kita akan atur jadwal bersama sehingga seluruh anak kita menonton dengan baik, termasuk guru dan kepala sekolah. Seluruh pesan dalam film ini sangat luar biasa,”pungkasnya.

Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Batu Merah, Padil Sarip Mako mengatakan, lewat film Tegar anak-anak berkebutuhan khusus bisa tetap bangkit mengejar mimpi. Di sisi lain, mereka juga membutuhkan dukungan dari keluarga, teman maupun para guru.

“Dengan film Tegar ini akan membuat mereka semakin kuat ditengah keterbatasan. Seperti adegan terakhir film ini yang menggambarkan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi Tegar untuk menggapai cita-cita,”ungkapnya.

Film Tegar sudah tayang serentak di 200 layar bioskop sejak 24 November. Namun, hanya bertahan dua hari dengan jumlah penonton mencapai 30 ribu. Padahal, film ini bersegmentasi khusus, dengan isu dan aktor  baru yakni penyandang disabilitas.

Sutradara film Tegar, Anggi Frisca mengatakan, animo masyarakat menonton film ini masih tinggi. Olehnya itu, ia dan Teman Tegar di Ambon berupaya agar bisa munculnya trending baru sehingga anak-anak bisa menonton sekaligus belajar di bioskop.

“Bagaimana anak-anak sekolah melihat perjuangan tokoh Tegar, seorang anak difabel yang berjuang ingin sekolah dan meujudkan mimpinya. Harapannya ada trending baru dan ada gerakan dari akar rumput untuk terus menggeliatakn pesan atau belajar lewat film di Ambon lewat gotong-royong nonton bareng,”jelasnya.

Tak hanya pihak sekolah atau guru, lanjut Frisca, yayasan atau LSM yang bergerak pada isu inklusi dan disabilitas bisa mengajak relawan atau kelompok dampingan untuk menonton film tersebut di bioskop.

“Misalnya, ada yayasan-yayasan yang mau nonton ini dengan relawan atau kelompk dampinanya maka ruang inkluasi ini bisa hadir,”pungkasnya.

Sinopsis

Dikutip dari Tempo.com, Film Tegar produksi Aksa Bumi Langit ini menceritakan tentang anak bernama Tegar (diperankan oleh M. Aldifi Tegarajasa) yang berkebutuhan khusus. Tegar ingin bergaul serta ingin belajar mandiri seperti layaknya anak seusianya yang lain.

Sejatinya film Tegar merupakan film keluarga, di mana Tegar seorang anak berkebutuhan khusus ditinggalkan oleh ayahnya, karena tidak terima mempunyai anak seorang disabilitas.

Bahkan ibunya sendiri selalu sibuk memikirkan kariernya, sehingga Tegar kurang mendapatkan kasih sayang kedua orang tuanya. Melihat hal tersebut, sang Kakek yang dibintangi oleh Deddy Mizwar sangat menyayanginya, bahkan sang kakekpun bertekad Tegar bisa menggantikan posisinya meskipun dengan kondisi disabilitas. (tab)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai