AMBON,AT-Tim sepakbola pra PON Maluku harus pulang dengan kepala tertunduk usai dilibas tim tuan rumah, Jawa Timur denga skor telak 4-1 di laga terakhir grup A yang berlangsung di Lapangan Thor Surabaya, kemarin petang.
Dengan demikian Jatim berhasil sapu bersih tiga pertandingan babak kualifikasi PON. Tim binaan Harmain Masaila ini yang menjadi korban terakhir keganasan anak asuh Fakhri Husaini.
Di awal pertandingan, Jatim dikejutkan gol cepat Maluku, Zulfi Ischandar Bayauw yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-3 melalui serangan balik cepat.
Gol itu langsung direspons oleh Jatim dengan melakukan serangkaian serangan. Namun, penampilan gemilang kiper Maluku membuat sejumlah peluang Jatim gagal membuahkan gol.
Jatim sebetulnya berkesempatan menyamakan kedudukan pada menit ke-12 saat wasit memberikan hadiah penalti oleh wasit setelah pemain Maluku melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Sayang, eksekusi Achmat Fahrul Aditia gagal usai tendangannya melebar di kiri gawang kiper Maluku Indra Maruapey.
Tim asuhan Fakhri Husaini akhirnya berhasil menyamakan skor. Lagi-lagi dari titik putih di menit 24. Kali ini Aqsa Rabbani yang menjadi eksekutornya berhasil mengecoh penjaga gawang.
Gol itu melecut semangat para pemain Jatim. Tim besutan Fakhri Husaini itu tampil lebih trengginas di menit tersisa babak pertama. Namun, beberapa peluang yang mereka dapatkan berhasil dimentahkan oleh kiper Maluku. Babak pertama pun ditutup dengan skor 1-1.
Masuk babak kedua, Maluku mencoba tampil lebih garang. Bermain taktis dan lebih rapi dalam menyerang. Namun, upaya mereka di menit-menit awal gagal bersarang.
Anak-anak Maluku yang sudah keasikan menyerang lupa menutup benteng pertahanan mereka. Hal ini dimanfaatkan pemain tuan rumah di menit ke-54, Febrian Tri Yanto berhasil menjebol gawang Maluku.
Bayauw dan kawan-kawan semakin menderita usai Jatim memperlebar margin skor menjadi 3-1 melalui gol yang dicetak Faishal Rahmad di menit 71.
Performa Maluku kian menurun ketika pertandingan memasuki 10 menit terakhir. Kondisi itu dimanfaatkan Jatim untuk menambah keunggulan menjadi 4-1 melalui gol Fahmi Arizi di menit 85. Skor 4-1 bertahan hingga wasit peluit panjang pertanda laga usai. Hasil ini membuat Jatim lolos ke PON Aceh-Sumut dan Maluku harus pulang kampung.
Harmain Masaila, Pelatih Kepala Pra PON Maluku menuturkan, hasil ini menjadi pengalaman yang berharga bagi kami.
"Inilah sepakbola, semua bisa terjadi dan hasil hasil ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi sehingga kedepan bisa lebih baik lagi, " singkat Masaila saat dihubungi media ini, kemarin. (CAL)
Dapatkan sekarang