Gersam Demo, Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Pasar Batumerah
FaizalLestaluhu
12 Jun 2025 12:08 WIT

Gersam Demo, Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Pasar Batumerah

AMBON,AT-Sejumlah Pemuda yang tergabung dalam Gerakan Sopir Angkot Mahasiswa Merdeka (Gersam) Kota Ambon, menggelar asksi mogok dengan menanam Pohon Pisang di ruas Jalan Raya, Pasar Batu Merah, Mardika, Kemacatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (12/6).

Aksi yang di koordinator lapangan (Korlap) Irfan Matdoan dan Zainal Uar dan kawan-kawan itu sebagai bentuk protes terhadap  Pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut yang kian parah.

Bagaiaman tidak, ruas jalan dikawasan pasar batumerah ini dipenuhi sejumlah lubang besar yang cukup dalam dan menjadi tampungan air apibila diguyur hujan. 

Aksi mereka ini turut menjadi pusat perhatian para pedangan maupun pengujung yang melintas dikawasan tersebut. Dan dikawal ketat TNI- Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol Pp).

"Aksi tanam pohon pisang yang kami lakukan ini bentuk protes ke Pemerintah yang tidak perduli untuk perbaiki jalan tersebut yang sudah rusak parah," teriak Irfan.

Masa aksi juga turut menyoroti 100 hari kerja Pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanatah, yang hingga kini belum terealisasi sepenuhnya, salah satunya yakni perbaiki sejumlah jalan rusak.

"Kami mendesak Gibernur Maluku agar secepatnya mengambil langkah alternatif dalam 100 hari kerjanya terhadap kerusakan jalan rusak di kota ambon, termasuk di kawasan pasar batumerah dan mardika," pintahnya.

Meski jalan merupakan tanggun jawab penuh dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku, namun Pemerintah Provinsi Maluku juga punya kewenangan dalam jalan-jalan rusak tersebut. 

"Jalan juga kan tanggung jawab pemerintah bersama BPJN, jadi pa Gubernur dan Wakil Gubernur harus juga perhatikan, karena ini jalan milik bersama, bukan milik sepihak," cetusnya.

Selain itu Gersam juga mendesak Direktorat Jenderal Bina Marga agar mengevaluasi kinerja BPJN Maluku, yang belum sepenuhnya baik.

"Kami minta Direktorat Jenderal Bina Marga agar segera copot kepala BPJN Maluku dari jabatannya saat ini," tegasnya Zainal. 

Jika aksi kami tidak ditindaklnjuti, maka kami akan kembali menggelar aksi jilid 2 pada Senin pekan depan dengan massa yang lebih banyak lagi.

"Senin nanti kami kembali lagi deng Massa yang banyak jika pemerintah tidak tidak lanjuti tuntutan kami," tandasnya.(Jar)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai