Gelar FIFA WFC, Asprov PSSI Maluku Datangkan Pelatih Asal Jepang
Sofyan Lestaluhu.
FaizalLestaluhu
19 Nov 2025 08:41 WIT

Gelar FIFA WFC, Asprov PSSI Maluku Datangkan Pelatih Asal Jepang

AMBON,AT-Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Maluku mulai menunjukkan 

keseriusan untuk bangkitkan sepakbola wanita di Bumi Seribu Pulau. Tak tanggung- tanggung, federasi sepakbola yang dinakhodai Sofyan Lestaluhu itu, akan menggundang Satoru Mochizuki, Mantan Pelatih Timnas Sepakbola Putri Indonesia. 

Pria asal Jepang itu akan menularkan ilmu kepelatihan kepada 100 pemain sepakbola wanita berusia 7 sampai 12 tahun dalam program FIFA Women's Football Campaign (WFC) musim 2025.

Menurut Sofyan Lestaluhu, Ketua Asprov PSSI Maluku bahwa,  federasi  ingin fokus untuk mengembangkan sepakbola wanita. Makanya, mereka akan menggelar program FIFA Women's Football Campaign yang berpusat di Lapangan Lantamal IX Halong pada 22 November nanti. 

"Ada sekitar 100 pemain sepakbola wanita berusia dini yang akan ambil bagian dalam program ini. Mereka akan mendapat ilmu sepakbola langsung dari Satoru,"  beber Sofyan saat bincang-bincang dengan Ambon Terkini.Id di Ambon, Selasa (18/11). 

Sofyan melanjutkan, pihaknya ingin menggerakkan ekosistem sepakbola wanita khususnya pelajar di tingkat sekolah dasar yang kelak dapat melahirkan talenta-talenta berbakat dan mengharumkan nama daerah di level nasional. 

"Jadi, dalam menggodok atau menggelar program ini, Asprov PSSI Maluku mendapat bimbingan atau dibantu langsung dari pihak PSSI maupun dari FIFA, " beber dia. 

Lebih jauh dikatakan, Satoru tidak sendiri bertandang ke Maluku, Technical Asvisor untuk Timnas Putri Indonesia ini akan didampingi oleh Vivin Chayani, Anggota Exco PSSI beserta perwakilan FIFA dan pengurus PSSI Pusat. 

"Kami menyambut baik kedatangan Saturo bersama rombongan. Kami juga ingin program ini berjalan dengan baik," harap dia. 

Alumni UKI Jakarta ini menegaskan, pesepakbola wanita asal daerah ini harus mampu bersaing dengan daerah lain. 

"Olehnya itu, kami ingin membenahinya mulai dari akar rumput. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi?" katanya. 

"Yang pasti, program ini akan menambah wawasan tentang ilmu sepakbola. Mudah-mudahan program ini bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan," harap Sofyan menutup pembicaraan.(Cal) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai