Gelar Apel Siaga Pemilu, Bawaslu Bursel Intruksikan Pengawasan Ketat
Bawaslu Bursel saat menggelar Apel Siang jelang Pemilu di Jalan Ahmad Yani, kemarin. --Edy/AT.
FaizalLestaluhu
11 Feb 2024 18:51 WIT

Gelar Apel Siaga Pemilu, Bawaslu Bursel Intruksikan Pengawasan Ketat

NAMROLE,AT-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buru Selatan menggelar Apel  Siaga, Persiapan Pengawasan  Masa Tenang, Pemungutan dan Perhitungan  Suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024. Pelaksanaan apel yang dihadiri ketua dan komisiener Bawsslu Buru Selatan,  pimpinan Panwascam se-Kbupaten Buru Selatan dan Petugas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Namrole   itu dipusatkan di perempatan Jln Jenderal Ahmad Yani, akhir pekan  kemarin.  

Ketua Bawaslu  Kabupaten  Buru Selatan, Robbo Souwakil  kepada pers mengatakan, pelaksanaan Apel Siaga ini dalam rangka mengawasi pelaksanaan Pemilu yang tinggal menghitung hari saja. 

“Hari  ini adalah hari terkahir pelaksanaan kampanye yang dimulai  pada   28 November dan berakhir pada 10 Februari 2024.   Olehnya itu kami jajaran Bawaslu seluruh Indonesia diinstruksikan untuk melakukan  Apel Siaga   sebagai upaya kami  melakukan  pengawasan dan monitoring berkaitan dengan   minggu tenang yang akan dimulai pada 11 Pebruari  hingga 13 Pebruari 2024,” ungkapnya usai memimpin Apel Siaga. 

Bawaslu  Kabupaten dan jajarannya  yang paling bawa, kata Souwaki, juga akan melakukan patroli pengawasan  untuk melakukan pencegahan soal  mani politik (Politik uang-red) dimasa tenang.  

 “Kita tahu bersama  minggu tenang itu adalah  bagian untuk menghentikan seluruh tahapan kampanye  yang  tidak boleh dilakukan oleh kontestan pemilu baik itu Presiden, DPD-RI, DPR-RI  DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/kota beserta  tim kampanyenya,” tegas Souwakil.

Olehnya itu  sebagai lembaga pengawas Pemilu, lanjut Souwakil,  harapan kami kepada seluruh  stakholder  untuk membantu Bawaslu sebagai mata dan telinga,  untuk menyampikan pelanggaran-pelanggaran yang mungkin saja  akan terjadi dalam minggu tenang.

 “Kita tidak perlu takut dan ragu untuk melaporkan hal itu ke Bawaslu jika ditemukan ada pelanggaran Pemilu yang terjadi dalam masa tenang. Karena biasanya saat minggu tenang   biasanya dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan   hal-hal yang tidak diinginkan,” ingatnya .

“Kami juga  sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mengantisipasi   situasi yang terjadi pada saat minggu tenang dan saat proses pencoblosan ,” sambung dia. 

Dikatakannya, setelah pelaksanan Apel Siaga  ditingkat Kabupaten,   Panwascam di tingkat kecamatan juga akan melakukan apel yang sama  dan itu akan berlangsung pada  Minggu (11/2).

“Karena apel  tadi dihadiri oleh PTPS dalam wilayah kecamatan Namrole, dan teman-teman pimpinan Panwascam tingkat kecamatan,”tandasnya  

Ditanya apakah ada pelanggaran  yang ditemukan Bawaslu Bursel  selama pelaksanaan  kampanye di  Buru Selatan, Sowakil mmengaku, untuk pelanggaran pemilu selama masa kampanye  tidak ditemukan pelanggaran

“Memang  ada  dua laporan yang masuk ke Bawaslu terkait dengan dugaan   pelanggaran.  Satunya di kecamatan Namrole dan satu lagi di kecamatan Kepala Madan. Namun  setelah ditelusuri dan dibedah oleh Panwas di tingkat   kecamatan maupun kabupaten, keduanya bukan merupakan pelanggaran Pemilu. Intinya selama pelaksanaan kampanye semuanya berjalan dengan aman dan lancar,”  kuncinya. (Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai
Lihat Juga