Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Buang Sampah di Halaman Kantor Bupati SBB
Sampah rumah tangga dibuang oleh petugas kebersihan di lingkup Kabupaten SBB, Senin (20/11) pagi. --Istimewa.
Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Buang Sampah di Halaman Kantor Bupati SBB
FaizalLestaluhu
20 Nov 2023 14:37 WIT

Gaji Tak Dibayar, Petugas Kebersihan Buang Sampah di Halaman Kantor Bupati SBB

AMBON,AT-Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melakukan aksi demo di Kantor Bupati. Informasinya, mereka menuntut tiga bulan gajinya tidak dibayar.

Persoalan gaji yang tak dibayar inilah yang menyebabkan sampah menumpuk di halaman kantor bupati. Apel ASN terpaksa dibatalkan karena lingkungan kantor menjadi jorok karena sampah banyak tidak diangkut petugas kebersihan.

Sampah dari beragam jenis terlihat bertumpuk dan bertebaran di halaman kantor bupati, bagaikan tempat akhir pembuangan sampah.

Sampah tersebut mengeluarkan aroma tidak sedap yang menusuk hidung, sehingga menggagalkan agenda apel pagi yang akan berlangsung. Sejumlah pegawai terpaksa menyingkir dan menjauhi lokasi tersebut.

Dari video  yang diterima media ini memperlihatkan, tumpukan sampah, terlihat satu unit mobil pengangkut sampah milik Dinas Kebersihan Pemkab setempat. 

Diduga, sampah tersebut  diangkut dan sengaja dibuang di halaman Kantor Bupati SBB, tepatnya dekat dengan lapangan yang biasanya dijadikan lokasi apel pagi.

Berdasarkan informasi yang  dihimpun, aksi buang sampah ini sebagai bentuk protes dari  tenaga kebersihan yang tak kunjung menerima gaji selama tiga bulan.

Pj Bupati SBB, Andi Chandra As'aduddin buka suara terkait aksi dari petugas kebersihan tersebut. Menurutnya, harusnya ada perwakilan dari pendemo yang melakukan komunikasi dengan Pemkab sebelum melakukan aksi. 

"Minggu kemarin masalah ini sudah dilaporkan kadis dan saya sudah sampaikan solusinya. Tinggal dieksekusi oleh birokrasi yang ada," ungkapnya, Senin (20/11). 

Terkait gaji tiga bulan yang belum dibayar, kata Andi, ada dari mereka yang bekerja sistem harian. Jadi, harus dilihat kembali. 

"Yang pasti persoalan ini akan tetap diselesaikan secara musyawarah, bukan dilakukan dengan cara seperti ini (buang sampah di halaman kantor Bupati)," kunci Andi. (CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai