Forum Konsultasi Publik KLHS RPJPD Harus Berpihak untuk Masyarakat Bursel 
FaizalLestaluhu
16 May 2024 11:59 WIT

Forum Konsultasi Publik KLHS RPJPD Harus Berpihak untuk Masyarakat Bursel 

NAMROLE,AT-Bupati Buru Selatan Safitri Malik Soulisa berharap hasil dari Forum Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup  Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)  diharapkan  mampu melahirkan  KLHS  RPJPD  Kabupaten Buru Selatan tahun 2025-2045  yang berpihak  kepada masyarakat  Buru Selatan. Hal ini disampaikan Soulisa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan  Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru Selatan Ruslan Makatita  saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup  Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)   yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan yang dipusatkan di Gedung Sebaguna, kemarin.   

Soulisa optimis,  dengan adanya masukan dan saran  dari berbagai pihak nantinya,   program dan kegiatan  yang kita  rencanakan  dalam KLHS RPJPD  ini menjadi  lebih tepat  sasaran. 

“Kita ketahui  bahwa pemerintah daerah diwajibkan menyusun KLHS  untuk RPJP, dengan tujuan untuk  menjaga keberlangsungan sumber daya  dan menjamin keslamatan, kemampuan, kesejahteraan, serta mutu  hidup generasi  masa kini serta  mutu hidup generasi masa depan  dengan tetap memperhatikan  prinsip dan tujuan pembangunan  berkelanjutan,” ungkapnya. 

Dikatakannya, berdasarkan peraturan pemerintah  nomor 40  tahun 2016 tentang tata cara penyelenggaraan kajian lingkungan  hidup strategis l  adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif  untuk memastikan  bahwa  prinsip pembangunan  berkelanjutan  telah menjadi dasar  dan  terintegrasi dalam pembangunan  suatu wilayah  dan atau  kebijakan rencana  serta program. 

“Artinya dalam  KLHS ini kita  harus  lmemastikan  bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan  telah memasukan  dalam proses penyusunan RPJPD  serta meningkatkan  kualitas RPJPD sebagai upaya meminimalkan potensi pengaruh negatif  dan atau resiko pelaksanaannya  terhadap kondisi lingkungan  hidup, agar  kompleksitas permasalahan  pembangunan yang kita jalankan  diharapkan  bisa terlaksana dengan baik dan lancar,”ujarnya. 

Oleh karenanya melalui  forum ini, lanjut Soulisa,  diharapkan  semua pihak dapat memberikan masukan-masukan yang   cerdas  dan konstruktif  bagi pembangunan kabupaten Buru Selatan kedepan.  Dimana hasil dari forum ini nantinya  kita harapkan  mampu melahirkan  KLHS  RPJDP  Kabupaten Buru Selatan tahun 2025-2045  yang berpihak  kepada masyarakat  Buru Selatan.  

“Dengan adanya  Konsultasi Publik penyusunan  kajian  lingkungan strategis rencana pembangunan  jangka panjang daerah (RPJDP)  Kabupaten Buru Selatan tahun anggaran  2024,  semoga partisipasi kita semua mampu melahirkan  KLHS  RPJPD tahun 2025-2045  yang lebih bermakna  dan bermanfaat  dalam proses perercanaan daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Kabupaten Buru Selatan, Syamsul Sampulawa mengatakan,  pelaksanan konsultasi publin ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluurh stakholder  pembangunan dalam keterkaitan  dan merupakan bagian  yang tidak terpisahkan  dalam  tahapan penyusunan perencanaan  Rencana Pembangunan Jangka Pannjang Daerah (RPJPD)  Kabupaten Buru Selatan. 

Dikatakan, tujuan diselenggarakannya  lkegiatan konsultasi  publik ini adalah untuk mendapatkan informasi sedetail-detailnya  mengenai isu tujuan pembangunan  berkelanjutan yang   merupakan tujuan strategis  di wilayah Kabupaten Buru Selatan.

“Secara umum, tujuan dari kegiatan ini adalah penyepakatan program/kegiatan  lprioritas hasil analisa  indicator tujuan pembangunan  berkelanjutan dan isu-isu strategis yang kemudian  akan dituangkan kedalam  penandatanganan berita acara  kesepakan forum kunsultasi publik sebagai  bahan penyusunan  dan penyempurnaan dokumen  KLHS RPJPD Kabupaten Buru Selatan,” tutup dia. (Edy)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai