AMBON, AT-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku terus matangkan persiapan atlet, menuju PON ke-XXII di NTT-NTB pada Tahun 2028 mendatang.
Menurut Albert Fenanlampir, Wakil Ketua KONI Maluku bahwa, persiapan atlet harus dilakukan sejak dini agar hasilnya bisa maksimal di PON nanti.
"Teman-teman pengurus KONI harus bisa memantapkan persiapan terutama para atlet yang akan berlaga di Pra PON maupun PON," ungkap Albert kepada kedia ini ruang kerjanya akhir pekan kemarin.
Mantan Sekum KONI Maluku ini melanjutkan, program prioritas utama yang harus dilakukan secepatnya adalah bisa merealisasikan program Pelatda "Maluku Bangkit" dimana item dalam program itu mulai dari persiapan atlet, tes fisik, teknik, skil hingga uji coba maupun keikutsertaan atlet di berbagai event.
"Tidak bisa ditawar lagi, program Pelatda "Maluku Bangkit" harus segera dimulai, " pintanya.
Bukan hanya itu, salah satu upaya yang harus dilakukan juga adalah pembinaan mental atlet.
"Kita memahami bahwa selain kemampuan fisik, kekuatan mental adalah kunci bagi para atlet untuk bisa tampil maksimal di ajang nasional nanti," ungkapnya.
Lebih lanjut Albert menjelaskan, seluruh atlet yang masuk dalam program Pelatda "Maluku Bangkit" harus memiliki kualitas diatas rata-rata. Artinya, penjaringan atlet harus dilakukan secara profesional.
"Dengan pembinaan dan persiapan yang maksimal, saya yakin kepercayaan diri mereka meningkatkan pada saat berjuang di Pra PON maupun PON nanti, " katanya.
" Saya rasa, pelatihan mental bagi para atlet sangat dibutuhkan supaya atlet-atlet ini mempunyai mental yang bagus untuk menghadapi pertandingan dan para pelatih juga bisa mengetahui kondisi mental para atletnya," sambung Albert.
Hingga saat ini, tutur Albert, pihaknya masih terus melakukan berbagai persiapan dalam menyiapkan atlet, salah satunya dengan melakukan pemetaan cabor unggulan, termasuk persiapan POPMAL 2026 nanti. Namun terlepas dari semua itu, saya hanya ingin Pelatihan Daerah (Pelatda) "Maluku Bangkit" harus digulirkan secepatnya, " demikian Albert.
Sementara itu, Agus Titaley, mantan Pelatih PON Tinju Maluku menuturkan, tim pelatih di semua Cabor harus intens mematangkan persiapan atlet menuju Pra PON.
"KONI Maluku tentu menargetkan target medali. Tetapi yang harus diingat bahwa Pelatda menuju Pra PON sangatlah penting sehingga atlet yang akan mewakili Maluku bisa berbuat yang terbaik di ajang olahraga empat tahunan itu, " kunci Agus. (Cal)
Dapatkan sekarang