FEBIS Unpatti Lolos Progam Praktisi Mengajar Kemendikbud-Ristek
Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Febis) Universitas Pattimura di Jl. Ir. M Putuhena Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.
Admin
05 Dec 2022 20:00 WIT

FEBIS Unpatti Lolos Progam Praktisi Mengajar Kemendikbud-Ristek

AMBON, AT.-Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Febis) Universitas Pattimura, menggelar kegiatan Praktisi Mengajar Bank dan Keuangan secara daring. Kegiatan dipusatkan di Aula Febis Unpatti, kemarin.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya agar para lulusan Febis Unpatti dapat siap menghadapi dunia kerja. Narasumber yang dihadirkan, Assisten Vice President Konsultan Pembelajaran BNI Corporate University, Dionne E. Limmon.

Kegiatan praktisi mengajar merupakan salah satu program unggulan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek)agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja.

Dekan Febis Unpatti, Dr. Erly Leiwakabessy mengatakan, Program Praktisi Mengajar adalah salah satu komponen penting dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Sehingga, terciptanya kolaborasi antara praktisi dengan dosen dalam melakukan sharing knowledge kepada civitas akademika melalui kuliah yang disampaikan baik secara daring maupun luring," kata Leiwakabessy.

Lebih lanjut dikatakan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis melalui Jurusan Manajemen berhasil meloloskan mata kuliah Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya pada seleksi ini.  "Saya sebagai pimpinan fakultas mengapresiasi jurusan manajemen yang telah berupaya dalam proses seleksi praktisi mengajar yang merupakan bagian dari pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi yang ditetapkan oleh rektor dan juga dekan," ucap Leiwakabessy.

Dirinya berharap, dengan adanya pengalaman pada bidang perbankan dan kepakaran yang dimiliki Dionne E. Limmon selaku narasumber, dapat membekali mahasiswa dengan ilmu sehingga mahasiswa mampu mempraktekannya di dunia kerja.

Sementara itu, Ketua Jurusan Manajemen FEBIS, Dr. Conchita V. Latupapua mengatakan, setelah mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi yang cukup panjang, akhirnya pihaknya bisa menjadi bagian dari program MBKM.

"Program ini dirasa penting, bagi mahasiswa Jurusan Manajemen. Karena mahasiswa secara langsung dapat menimba ilmu, dengan pihak yang kompeten di bidangnya," ujar Latupapua.

Lebih lanjut dikatakan, mahasiswa tidak hanya belajar secara teori, namun langsung berhadapan dengan praktisi perbankan yang mau membagikan pengalamannya sebagai staf perbankan. Sehingga pada akhirnya, hal ini dapat mengisi kesenjangan kompetensi lulusan, dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, dengan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.(LMS)

 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai