AMBON,AT-Provinsi DKI Jakarta menguasai klasemen dengan perolehan 82 medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnans) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Jakarta 2025.
Berdasarkan laporan hasil pertandingan resmi Popnas 2025, kemarin, DKI Jakarta mempertahankan posisi puncak klasemen dengan 82 emas, 41 perak, dan 41 perunggu.
Jawa Tengah di peringkat kedua dengan 52 emas, 34 perak, 44 perunggu, diikuti Jawa Timur di peringkat ketiga setelah mengoleksi 44 emas, 48 perak, dan 47 perunggu.
Sementara kontingen Maluku, harus puas di peringkat ke-24 dengan mengoleksi 1 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Carolis Nirahua, Ketua Kontingen Popnas Maluku menuturkan, pihaknya menargetkan tiga medali dan itu sudah melampaui target.
"Sejak awal, kami sudah mematok target tiga medali dan hasilnya akhirnya mendapat empat medali. Artinya, sudah melewati target," ungkap Nirahua saat menghubungi Ambon Ekspres, Minggu (9/11) malam.
Nirahua merincikan, satu medali emas dan perak dipersembahkan oleh atlet atletik Grisha Imanuela Saimima dari nomor lari 200 meter dan 100 meter. Serta satu perak lainnya diraih oleh atlet tinju putri andalan Maluku, Veroza setelah kalah petinju tuan rumah Vani Avnan Janati di final kelas 50 kg.
"Kalau satu medali perak diraih oleh petinju putra Marchelo Aditya Uktolseja setelah kalah angka dari petinju Bali Baptista Samuel Sole," beber dia.
Hasil ini, imbuh Nirahua, membuat Maluku harus bertengger di tangga 24 klasemen Popnas.
"Peluang Maluku untuk menambah pundi-pundi medali sudah tertutup karena atlet di cabor wushu, karate dan dayung, gagal meraih medali untuk Maluku di event bersakala nasional tersebut, " demikian Nirahua.
Hingga kemarin, total medali yang diperebutkan dalam ajang multicabang olahraga pelajar nasional itu terdiri dari 297 emas, 297 perak, dan 409 perunggu.
Popnas XVII dan Peparpenas XI Jakarta 2025 pada 1-10 November diikuti 5.783 atlet yang terdiri atas 5.175 atlet Popnas dan 608 atlet Peparpenas.(Cal)
Dapatkan sekarang