Dukung Program Hiliralisasi Ubi Kayu, Tim Kementrian PU  Survei Infrastruktur di Bursel 
Tim dari Kementrian PUPR Republik Indonesia yang didampingi Dinas PUPR Bursel saat mengunjungi kecamatan Waesama Buru Selatan.--Edy/AT.
FaizalLestaluhu
05 Aug 2026 19:29 WIT

Dukung Program Hiliralisasi Ubi Kayu, Tim Kementrian PU Survei Infrastruktur di Bursel 

NAMROLE,AT-Guna mendukung program Hiliralisasi Ubi Kayu di Kabupaten Buru Selatan, Tim Penyusunan Rencana Pengembangan Infrastruktur  Pekerjaan Umum Prioritas Swasembada Pangan Kementrian PU untuk  kawasan Buru dan Buru Selatan bertandang ke Bursel untuk melihat sejumlah infrastruktur di kabupaten tersebut, kemarin.

Tim ini didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buru Selatan dan sejumlah dinas terkait yang berkaitan langsung dengan swasembada pangan. Kecamatan Waesama merupakan wilayah yang ditinjau langsung oleh tim.  

Kepala Dinas  PUPR Kabupaten Buru Selatan, Syamsul Sampulawa yang di konfirmasi media ini, Rabu (5/8), membenarkan kunjungan tersebut,

"Memang benar kemarin itu ada kunjungan tim dari Kementrian PUPR, Republik Indonesia " akuinya . 

Sampulawa menjelaskan, untuk kunjungan tahap pertama,  tim meninjau Kecamatan Waesama yang dimulain dari Wamsisi hingga ke Desa Waetawa

"Untuk kunjungan kali pertama  kita arahkan ke Kecamatan Waesama. Karena di kecamatan ini baik jalan maupun jembatan banyak yang belum dibangun. Olehnya itu saya dengan tim dari Kementerian langsung turun  untuk melihat langsung  jalan dan jembatan di wilayah tersebut. Kita juga pantau masalah pertanian maupun perikanan ," ungkapnya. 

Untuk bidang perikanan terutama kampung nelayan, lanjut Sampulawa, tim berkunjung di Desa Waetawa, Sementara untuk bidang pertanian tim  turun di sejumlah desa yakni Wamsisi,Waelikut, Simi, Lena maupun Waesili.

"Jadi dengan kunjungan  tersebut  tim sudah langsung melihat kondisi dilapangan baik dari sisi infrastruktur maupun potensi perikanan dan pertanian yang ada di Kabupaten Buru Selatan," sebutnya.

Dalam kunjungan ini, kata Sampulawa, tim juga telah mendapatkan data terkait kawasan swasembada pangan.

"Tim akan kembali untuk melakukan survei atau peninjauan kedua kalinya yang di rencanakan berlangsung akhir September 2026 mendatang," ujarnya. 

Ditanya harapan terkait kunjungan tersebut, Sampulawa menegaskan hal utama yang  diharapakan dari kunjungan ini adalah adanya  konektivitas antara desa dan desa , desa dan kecamatan maupun desa dan kabupaten.

"Kami dari dinas teknis terkait dalam hal ini PUPR Bursel   telah menyerahkan dokumen yang disampaikan  kepada  tim. Kami berharap lewat kunjungan ini pemerintah Pusat melalui Kementrian PU dapat melihat  Pemerintah Kabupaten Buru Selatan terkait dengan konektivitas terutama jalan dan jembatan,"kuncinya.(Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai