ARU,AT– Kurang lebih dua bulan berada di Kabupaten Kepulauan Aru, khususnya di Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah, Rumah Sakit Apung Nusa Waluya II mencatat telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 5.445 pasien.
Direktur RSA Nusa Waluya II, dr. Li Agustina Darmawan, mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan tersebut, pihaknya didukung oleh 20 relawan tenaga medis spesialis yang tergabung dari berbagai bidang, di antaranya spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, bedah, dan anestesi.
Dari total 5.445 pasien yang ditangani selama berada di Kabupaten Kepulauan Aru, pelayanan Poli Umum mencatat jumlah pasien terbanyak, yakni sekitar 2.908 pasien. Sementara itu, Poli Gigi melayani 640 pasien, Poli KIA-KB 383 pasien, Poli Bedah 67 pasien, Poli Anak 277 pasien, dan Poli Penyakit Dalam 67 pasien.
Selain pelayanan poliklinik, tim medis juga melakukan berbagai tindakan medis. Tercatat sebanyak 175 pasien menjalani Bedah Mayor, 58 pasien Bedah Minor, 69 pasien mendapatkan penanganan di UGD, 22 pasien menjalani Rawat Inap, serta dua pasien mendapat pelayanan di Kamar Bersalin.
Tak hanya fokus pada pelayanan kuratif, RSA Nusa Waluya II juga melaksanakan kegiatan promosi kesehatan dan pelatihan bagi tenaga kesehatan setempat. Di antaranya pelatihan Antenatal Care (ANC) kepada sembilan bidan, pelatihan USG kepada delapan bidan, serta pelatihan Basic Neonatal Life Support (Bonels) kepada 14 bidan.
Selain itu, dilakukan pula penyuluhan kesehatan kepada 581 peserta serta kegiatan dokter cilik yang diikuti oleh 165 siswa.
“Kami mewakili DoctorSHARE mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait atas dukungannya, sehingga pelayanan medis ini dapat terlaksana dengan baik,” ungkap dr. Darmawan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kecamatan Aru Tengah, Puskesmas, dan Polsek Benjina yang telah memberikan dukungan, mulai dari penyediaan air bersih, transportasi, pengamanan selama pelayanan berlangsung, hingga bantuan dalam proses rujukan pasien.
Kehadiran Rumah Sakit Apung tersebut diharapkan dapat terus membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan medis.
