SAUMLAKI, AT.--Tokoh masyarakat Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut) menilai mantan Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon memiliki potensi melakukan terobosan untuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menjadi lebih baik. Olehnya itu Petrus diminta kembali mencalonkan diri sebagai bupati pada Pilkada 2024 mendatang.
Hanok Jadera, salah satu tokoh masyarakat Tanimbar Utara mengatakan, mencermati berbagai situasi dan kondisi baik dalam pelaksanaan birokrasi pemerintahan, maupun situasi politik menjelang Pemilu Legislatif dan Pilkada 2024, seluruh partai politik tengah mempersiapkan kader-kader terbaiknya untuk mendapatkan simpati rakyat guna memimpin KKT.
Jadera membandingkan beberapa nama figur Bacalon Bupati KKT, Fatlolon masih sangat unggul. "Ada penilaian-penilaian khusus ya, kalau dibandingkan-bandingkan dengan beberapa figur yang akan maju menantang beliau di 2024, Pak Fatlolon masih di atas,"ungkap Jadera via telepon, Kamis (1/12/22).
Menurut dia, nama-nama calon yang muncul saat ini ada yang punya potensi, tapi ada juga yang sama sekali tidak bisa diharapkan.
"Apa salahnya kali ini katong (kita) kasib kesempatan untuk Pak Fatlolon satu kali lagi untuk menyelesaikan tugas yang tertunda,"jelasnya.
Dia mengamati beberapa bakal calon Bupati dan Wakil Bupati mulai menyosialisasikan diri kepada masyarakat. Namun, masyarakat masih menaruh perhatian kepada Petrus Fatlolon.
"Selaku tokoh masyarakat Tanut, saya mengapresiasi niat tulus Pak Fatlolon sekaligus mendukung beliau kembali untuk memimpin Tanimbar pada periode yang ke dua," ucap Jadera penuh yakin.
Dalam pengamatannya, selama lima tahun pertama kepemimpinan Fatlolon, telah menoreh banyak keberhasilan dan prestasi seperti merubah wajah Kota Saumlaki, penataan jalan dengan taman bunga yang indah, trotoar depan kantor Bupati & depan DPRD yang sangat bagus, keberhasilan dalam penyelenggaraan MTQ Provinsi Maluku, mengubah nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
"Kemudian, keberhasilan diplomasi ke pemerintah pusat sehingga Tanimbar mendapatkan 3 persen participating interest (PI) gas abadi Blok Masela, bahkan masih banyak lagi proyek infrastruktur lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu,"tandas Jadera, yang juga Ketua Umum Badan Pusat Perjuangan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Utara sebagai Calon Daerah Otonomi Baru (DOB).
Lanjut Jadera, tak dapat dipungkiri selalu ada gerakan membangun opini publik yang miring untuk menyudutkan Fatlolon. Namun tidak akan berpengaruh karena rakyat sudah cerdas dalam berpolitik.
Semakin sering Fatlolon difitnah, kata dia, semakin besar dukungan rakyat kepada Fatlolon.
"Jangan heran jika mantan orang nomor satu di daerah bertajuk Duan Lolat ini selalu mendapat simpati dari rakyat, karena rendah hati, sudah teruji, tanggap, dan bekerja dengan tulus, apalagi dengan terobosan yang telah dilakukanya sungguh nyata dan berguna bagi masyarakat Tanimbar,"pungkasnya. (MAL)
Dapatkan sekarang