Kadir : Pemkab Harus Bangun Jembatan Darurat
BULA,AT-Jembatan Wai Mer di Desa Dawang, Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur(SBT) putus total. Kerusakan ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu, Sabtu (8/3) sekira pukul 15.30 WIT.
Pantauan media ini di lokasi kejadian, Minggu (9/3), terlihat jembatan yang dibangun Pemerintah Daerah(SBT) yang diperbaiki oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku itu, meninggalkan sejumlah puing-puing baja Aramco yang berserakan di samping jembatan.
Tak hanya itu, rangka Bailey yang dibangun oleh BPJN sebegai jembatan darurat baru-baru ini, juga sudah dievakuasi dan dipindahkan tepat di atas jembatan sebelah timur. Sejumlah pengendara yang hendak menuju Kota Bula maupun jalur Masiwang Airnanang harus melewati sungai yang sudah ditimbun batu dan kerikil sebagai perlintasan sementara.
Terlihat pula sejumlah pekerja menggunakan alat berat, sedang membuat tiang penyangga di sungai Wai Mer untuk pembangunan jembatan sementara.
Abdul Kadir, salah seorang warga yang melintas mengatakan, mengatakan pemerintah daerah SBT seharusnya sudah membangun jembatan darurat. Sebab memasuki lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah banyak warga yang melakukan mudik melalui jalur darat bakal kesulitan melewati sungai.
"Ini masih musim panas, tapi kalau nanti musim hujan mendakati lebaran ini, pasti masyrakat yang mudik baru lewat sungai ini juga membahayakan,"ungkap Abdul kepada wartawan, Minggu (9/3) petang.
Abdul meminta Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dengan pemimpin baru, tidak menutup mata dengan kerusakan jembatan Wai Mer.
"Sebab jembatan ini sudah berulang kali rusak. Mudah-mudahan para pemimpin baru ini bisa lebih serius memperhatikan dan menjadi pembangunan jembatan Mer sebagai prioritas,"pintanya.
Diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Seram Bagian Timur (SBT) selama beberapa hari menyebabkan luapan air. Banjir besar di Wai Mer ikut menyeret jembatan sementara atau Bailey yang baru dibangun.
Jembatan Wai Mer di desa Dawang, Kecamatan Teluk Waru, SBT yang dibangun Pemerintah Kabupaten nyaris putus total dihantam banjir, Rabu, 26 Februari 2025 lalu. Akibatnya jembatan sementara dengan rangka bailey juga ikut roboh.
Jembatan Wai Mer yang ambruk ke dua kali ini membuat aktivitas lalu lintas di ruas Bula-Airnanang lumpuh total. Warga yang hendak berpergian meluangkan waktu untuk menyambut bulan Ramadan bersama keluarga di sejumlah kecamatan pun pupus.
Pihak BPJN Maluku langsung turun ke lokasi untuk memperbaiki bagian jembatan yang rusak. Kini, jembatan tersebut disapu banjir hingga putud total.(Jamal)
Dapatkan sekarang