Digandeng HL, Saadiah Yakin Gerindra-PKS Setuju
Saadiah Uluputty
FaizalLestaluhu
28 May 2024 08:54 WIT

Digandeng HL, Saadiah Yakin Gerindra-PKS Setuju

AMBON,AT-Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI,  Hendrik Lewerissa dan Saadiah Uluputty terus menjalin komunikasi untuk berpasangan pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Bahkan Saadiah yakin, Gerindra dan PKS akan menyetujui mereka untuk berpasangan.

Sebab hingga kini komunikasi kedua figur tersebut semakin baik. Dukungan dua partai politik (Parpol) yaitu Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga terus mengalir kepada mereka.

Hendrik Lewerissa merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Maluku, dan  anggota DPR RI. Begitupun dengan Saadiah Uluputty,  yang merupakan pengurus DPW PKS Maluku dan anggota DPR RI periode 2019-2024, yang kembali untuk periode 2024-2029.

Informasi yang dihimpun Ambon Eksper, Hendrik Lewerissa atau disingkat HL, telah mendapat restu dari beberapa elit Gerindra. Salah satunya Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, untuk maju sebagai calon gubernur Maluku. 

Karena itu, Hendrik melalui timnya sudah mengambil formulir pendaftaran di lima Parpol, yakni PKS, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). 

Sementara Saadiah telah resmi mendaftar di tiga parpol, yaitu Persatuan Pembangunan (PPP), Gerindra dan PKS sebagai bakal calon wakil gubernur Maluku.

"Yang jelasnya kemarin kan prosesnya sudah dilalui. Jadi keputusan resmi yang disampaikan lewat pentahapan, itu tentu akan disampaikan nanti oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) seperti apa. Alhamduliah komunikasinya terus membaik,"kata Saadiah kepada media ini di  Ambon, Senin (27/5).

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PKS maupun Gerindra terkait peluang duet Hendrik Lewerissa-Saadiah Uluputty. Begitu pula Hendrik belum secara resmi menyatakan maju dalam Pilgub Maluku 2024.

Meski begitu, berdasar komunikasi intens dengan Hendrik, Saadiah yakin Gerindra dan PKS akan mengusung mereka sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Maluku.  "Saya yakin kedua parpol pasti setuju,"ungkapnya.

Menurut mantan anggota DPRD Maluku itu, politik penuh dengan kejutan. Jika PKS tidak merekomendasikan dirinya, ia tidak akan bertarung di Pilgub dan kembali melaksanakan amanah masyarakat Maluku sebagai anggota DPR.

"Saya akan tetap menjadi DPR RI jika tidak jadi ikut Pilgub," tandasnya

Bukan Calon Boneka

Diberitakan sebelumnya, Saadiah telah resmi mendaftar di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Gerindra dan PKS sebagai bakal calon wakil gubernur. Pendaftaran di tiga parpol tersebut, sekaligus sebagai bantahan atas isu yang beredar bahwa Saadiah hanya "calon boneka" karena PKS sudah mengunci rekomendasi untuk Murad Ismail.

" Ibu Saadiah bukan sebagai calon boneka yang diisukan. Beliau serius maju sebagai Wakil Gubernur karena melihat kondisi Maluku saat ini. Beliau sosok politisi Maluku yang terbaik dan peduli,” kata Ahmad Tanassy, Ketua Tim Saadiah kepada wartawan usai pengembalian berkas di Sekretariat Kantor DPW PPP Maluku, di Jalan Permi Ambon, Rabu (15/5).

Pada kesempatan itu, Tanassy menyampaikan permohonan maaf Saadiah yang tak sempat datang langsung mengembalikan formulir dan berkas pendaftaran karena ada urusan lain yang tidak bisa ditinggalkan.

Kendati demikian, kata Tanassy, tidak menyurut keseriusan Saadiah untuk bertarung di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, 27 November 2024 mendatang.

" Pengembalian formulir pendafataran ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Ibu Saadiah dengan PPP untuk memperjuangkan Maluku ini, salah satunya Maluku harus menjadi provinsi kepulauan,"paparnya.

Soal bacalon gubernur, kata dia, Hendrik Lewerissa sangat berpeluang berpasangan dengan Saadiah. Saadiah juga cukup diterima di internal Gerindra Maluku. 

"Partai Gerindra sudah menyiapkan karpet merah untuk ibu Saadiyah. Karena itu, kami tidak ragu dan siap memenangkan ibu Saadiah,"pungkasnya.

Untuk diketahui, jika Gerindra dan PKS berkoalisi maka sudah bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku tahun 2024. Pasalnya, Gerindra memiliki 5 kursi dan PKS 4 sehingga sudah memenuhi syarat minimal dukungan 20 persen kursi (9 kursi) dari total 45 kursi DPRD Maluku saat ini.  (Jar)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai