MASOHI, AT. – Diduga alami depresi, seorang pemuda berusia 22 tahun, warga Negeri Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIT di kawasan Pantai Sinsa Anan, RT 01 Negeri Haya.
Korban diketahui bernama Faris Tehuayo, berjenis kelamin laki-laki, berprofesi sebagai petani, dan beragama Islam. Ia merupakan warga RT 02 Negeri Haya, Kecamatan Tehoru.
Kapolsek Tehoru IPTU Affan Slamet menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh Burhan Bugis, warga setempat, saat hendak pulang setelah membeli ikan.
"Dari jarak sekitar 10 meter dari jalan raya, saksi melihat korban dalam posisi tergantung," ujarnya. Minggu (11/1).
Setelah mendapatkan informasi tesebut, kemudian segera dilaporkan kepada salah satu staf Desa Haya dan diteruskan ke pihak Polsek Tehoru.
Mendapat laporan itu, bersama personel Polsek segera mendatangi lokasi kejadian. Dengan dibantu warga setempat, korban kemudian diturunkan dan dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut.
Affan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Tehoru guna melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain indikasi gantung diri," ungkapnya.
Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya akibat depresi, meski penyebab pasti masih didalami.
"Saat ini kami masih melakukan langkah-langkah awal sesuai prosedur, termasuk pengumpulan keterangan saksi dan koordinasi dengan pihak keluarga," ucapnya.
Kepolsek dan pemerintah desa mengimbau warga untuk saling peduli dan memperkuat perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. (Jen).
Dapatkan sekarang