Dharmapala : Peredaran Narkoba Kebanyakan Lewat Jalur Laut
Kepala BNNP Maluku, eBrigjen Deni Dharmapala saat di wewancarai wartawan usai melakukan pertemuan dengan Pemkab Bursel Rabu (23/10) kemarin.--Edy/AT.
FaizalLestaluhu
24 Oct 2024 08:27 WIT

Dharmapala : Peredaran Narkoba Kebanyakan Lewat Jalur Laut

NAMROLE,AT-Dalam rangka mengoptimalkan program  Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kepala Badan Narkotika  Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Brigjen Pol  Deni Dharmapala melakukan kunjungan kerja di Kota Namrole Kabupaten  Buru Selatan Rabu (23/10) kemarin.

Tiba di Namrole, orang nomor satu di BNNP Maluku itu langsung melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di ruang rapat Sekertaris Daerah (Sekda).

Hadir dalam pertemuan itu, Sekda Bursel Ruslan Makatita Kapolres Buru Selatan AKBP M. Agung Gumilar,SIK  pimpinan OPD, serta Kepala BNK Bursel.

Dharmapala kepada pers usai pertemuan tersebut mengatakan,  kunjungan kerja ke wilayah khususnya ada lembaga vertikal yaitu BNN Kabupaten Buru Selatan, bertujuan untuk  menemui jajaran pemerintah di Kabupaten Buru Selatan.

"Kita mencoba untuk menjelaskan tentang apa yang menjadi tugas-tugas BNN, termasuk   program pencegahan, pemberantasan  penyalahgunaan dan peredaran Narkoba.  Ini merupakan misi penting bagi BNN karena  tugas-tugas ini untuk  mewujudkan wilayah Indonesia bersinar narkoba yangv diawali dari Maluku  termasuk Buru Selatan," ungkapnya.

Perwira Tinggi Polri dengan satu bintang di pundak ini menegaskan, pemberantasan Narkoba  bukan hanya menjadi tugas BNN semata tapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

"Karena untuk bisa menyelamatkan generasi muda kita yang masih usia sekolah pelajar dan mahasiswa yang nantinya di masa mendatang akan menjadi aktor pembangunan yaitu di masa Indonesia emas tahun 2045 mendatang," ujarnya.

Generasi muda, sebut Dharmapala, aktor-aktor pembangunan di masa sekarang dan masa  depan adalah anak-anak kita yang masih sekolah dan  yang masih belajar di bangku sekolah maupun kuliah.

"Kalau tidak kita jaga, tidak kita pelajari, tidak kita selamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba, maka yang rugi bukan hanya saat ini, tapi bangsa Indonesia dan  masyarakat. . Kita akan mengalami kondisi generation atau generasi muda kita yang hancur," ingatnya.

Dikatakannya, Negara-negara tempat Narkoba beredar sekarang ruginya tidak sekarang tapi nanti di masa depan.

"Kita di  Indonesia itu tidak dapat melaksanakan pembangunan, bila tidak berupa dan berusaha untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan Narkoba," tegasnya. 

Ditanya data BNNP Maluku  terkait peredaran Narkoba di Bursel?  Dharmapala mengatakan, prinsipnya tidak ada satu daerah pun di Indonesia ini yang betul-betul bersih daripada narkoba.

"Untuk di Maluku sendiri ada salah satunya di Pulau Buru , yakni dan Buru Selatan. Perlu diketahui bahwasanya akses atau pintu masuk penyalahgunaan Narkoba dari luar daerah, dari luar pulau atau dari negara lain itu mayoritas melalui jalur laut entry pointnya jalur laut," sebutnya.

Tapi, kata Dharmapala, bukan berarti melalui  pelabuhan-pelabuhan resmi tapi sepanjang pesisir pantai yang ada di pulau tersebut.  Itu merupakan jalur masuknya Narkoba mulai dari pelabuhan-pelabuhan kecil atau pelabuhan tikus atau transaksi di laut di luar dilepas pantai yang mana dimanfaatkan oleh pengedar narkoba untuk bisa diedarkan di dalam kelompok tersebut."  

Di Buru  Selatan sendiri, kata dia, pihaknya sudah koordinasi dengan Kapolres terkait dengan kasus Narkoba. Sampai saat ini juga masih ditangani kasus penyalahgunaan  kejahatan Narkoba.

"Pelakunya siapa, tidak tanggung-tanggung  bisa menyasar tidak hanya di kalangan generasi muda pelajar saja, karena  tidak memandang usia gender profesi  dan bisa terlibat juga  aparat keamanan,  aparat negara aparat penegak hukum, "ujarnya.

BNN Provinsi Maluku, kata Dharmapala, sudah bertekad untuk memberantas penyalahgunaan narkoba  siapapun itu, akan kita tindak termasuk  aparat sekalipun. Olehnya itu dibutuhkan kerjasama seluruh komponen masyarakat pemerintah daerah TNI Polri BNN harus  siap untuk mengaksistensi memfasilitasi. Namun kembali kepada keseriusan dari seluruh pihak.

"Kalau semua pihak   bergandengan tangan, saya kira untuk mewujudkan Buru Selatan bebas narkoba itu bukan hanya sekedar impian semata tetapi kerja keras," tandasnya. (Edy) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai