Cari Atlet Pra PON, Pengprov Kick Boxing Maluku Gelar Selekda
Albert Fenanlampir, Ketua Pengprov KBI Maluku pose bersama dengan peserta Selekda cabor Kick Boxing dan Waushu----Istimewa.
FaizalLestaluhu
11 Jun 2023 08:07 WIT

Cari Atlet Pra PON, Pengprov Kick Boxing Maluku Gelar Selekda

AMBON, AT-Pengurus Kick Boxing Indonesia Wilayah Maluku mulai menyiapkan atlet untuk persiapan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023 cabang olahraga (Cabor) Kick Boxing yang akan berlangsung di Jakarta, Oktober mendatang. 

Persiapan itu dilakukan melalui Seleksi Daerah (Selekda) yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia (Pengprov KBI) Maluku di Student Center, Umpatti, kemarin siang.

Ketua Pengprov KBI Maluku, Albert Fenanlampir menjelaslan, Selekda ini untuk menjaring para atlet untuk mempersiapkan tim pra PON Kick Boxing Maluku. 

"Jadi, hari ini, ada dua agenda yang  kami gelar, yakni Selekda Pra PON dan Selekda Popnas. Ada puluhan atlet yang mengikuti Selekda Pra PON hari ini (kemarin). Tujuannya untuk cari tiket ke PON 2024 di Aceh -Sumut nanti, " ungkap Fenanlampir saat berbicang-bincang dengan Ambon Terkini di Ambon, kemarin. 

Mantan Sekum KONI Maluku ini menuturkan, gelaran Pra PON 2024 akan digelar Oktober di Jakarta. Sementara untuk PON 2024 akan digelar di Aceh dan Sumut. 

"Selekda ini kami gelar secara terbuka agar hasilnya juga maksimal, " ungkapnya. 

Lebih jauh dikatakan, seleksi ini untuk mencari atlet-atlet terpilih atau atlet terbaik yang akan masuk di tim Kick Boxing Maluku.

"Ada sekitar 20 atlet yang mengikuti proses Selekda kali ini. Nanti akan dipilih atlet terbaik untuk mengikuti Pra PON 2023," imbuhnya.

Pria murah senyum ini menuturkan, untuk kategori locked hanya boleh menendang di bawah lutut. Sementara untuk kategori full contac tendangan yang diperbolehkan mulai pinggang ke atas.

"Biasanya, kalau atlet perempuan berat badan mulai 48 kilogram ke atas. Sementara atlet laki-laki berat badan mulai 52 kilogram ke atas," katanya

Untuk target di Pra PON sendiiri? Fenanlampir berujar, pihaknya tidak mau membebankan mereka untuk target karena akang merusak fokus mereka saat berlaga. Nanti setelah meraih tiket PON, baru kita bisa bicara target. 

"Kami belum bisa mematok target, tapi kami ingin Anak-anak (atlet) bisa maksimal dan lebih fokus di Pra PON nanti, karena itu kunci meraih tiket PON, " tutur dia. 

Fenanlampir pun merasa bersyukur karena Pelaksanaan ekshibisi kickboxing di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 lalu, yang sukses digelar di menjadi tonggak sejarah kebangkitan olahraga ini di Indonesia. Kini, kickboxing sudah masuk menjadi cabang olahraga (cabor) resmi yang dipertandingkan pada PON 2024 di Sumatera Utara (Sumut)-Aceh.

"Kini, lembaran sejarah telah terukir di Bumi Cenderawasih sebagai jembatan kickboxing menuju cabor resmi PON XXI Sumut-Aceh," katanya. 

Perkembangan olahraga kickboxing yang sudah begitu menggurita di Tanah Air, kata Fenanlampir, memang pantas menjadi cabor resmi dipertandingkan pada PON XXI Sumut-Aceh 2024.

"Persaingan pada PON XXI Sumut-Aceh 2024 untuk meraih medali bakal ketat. Makanya, laga ekshibisi di Papua akan menjadi evaluasi bagi Pengprov KBI Maluku untuk menjawab tantangan ke depan," jelas Fenanlampir. 

Pria asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini mengatakan, tantangan ke depan semakin ketat. Olehnya itu, dukungan dari Dispora dan KONI Maluku bisa memberikan perhatian dan dukungan terhadap kickboxing di daerah ini. 

"Saya yakin jika diberikan dukungan pasti kita bisa lebih baik lagi pada PON XXI Sumut-Aceh 2024 karena cukup banyak bibit atlet kickboxing potensial di Bumi Seribu Pulau, " demikian Fenanlampir. (CAL) 

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai