Ahmad : HL Harus Kerja Keras
AMBON, AT-Calon legislatif (caleg) incumbent berpeluang terpilih kembali menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029. Alasannya, Caleg incumbent dianggap memiliki modal ekonomi dan akses politik yang lebih baik dibandingkan caleg non-incumbent. Penilaian ini disampaikan Ahmad Lestaluhu, Pengamat Politik Maluku kepada media ini di Ambon, Selasa (23/5) pagi.
Ahmad memprediksi, Caleg yang bakal kembali melenggang ke Senayan adalah wajah lama atau incumbent.
“Prediksi saya kedepan, Caleg yang dipilih adalah incumbent, " ucapnya.
Dijelaskan, Caleg incumbent adalah anggota DPR RI yang kembali maju sebagai caleg pada Pemilu 2024. Posisi mereka sebagai anggota DPR RI memungkinkan untuk segera mengeksekusi program pemerintah di daerah pemilihan.
"Selain itu, para caleg juga memiliki modal dana aspirasi yang berasal dari kas negara. Caleg incumbent juga punya akses mengatasi persoalan di masyarakat. Mereka sudah memiliki pemilih tetap yang telah mereka bina selama menjadi anggota DPR RI. Tinggal mempertahankan konstituennya sudah bisa terpilih kembali,” kata Ahmad.
Saat ini, lanjut jebolan IAIN Ambon ini, ada empat incumbent yang akan kembali bertarung menuju Senayan, yakni Abdullah Tuasilak (AT), Mercy Barends (MB), Saadiyah Uluputty (SU) dan Hendrik Lewerissa (HL).
"Keempat figur ini sama-sama punya peluang untuk kembali duduk di kursi DPR RI, " jelasnya.
Meski begitu, Ahmad menilai, dari empat nama itu, yang lebih berpeluang adalah AT, MB dan SU. Sementara HL harus kerja keras jika ingin terpilih kembali.
"Ada tiga incumbent yang bisa mempertahankan kursinya di DPR RI, yaitu AT, MB dan SU. Alasan saya karena AT mempunyai basis massa di Maluku Tengah sangat jelas, ditambah dukungan dari pendukung isterinya, Miranti Dewaningsih yang saat ini menjadi anggota DPD RI. Sementara MB basisnya di Tenggara Raya. Untuk SU tidak punya basis massa, tapi keuntungan dari SU adalah karena mesin partai PKS bekerja sangat solid mulai dari pusat sampai anak ranting. Nah untuk HL sendiri, jika ingin mempertankan kursi, maka harus bekerja ekstra disemua lini, mulai dari tim suksesnya hingga partainya. Kalau tidak, kursi Gerindra bakal hilang. Semua tergantung strategi pak HL sendiri, " nilai dia.
Disinggung mengenai Caleg non incumbent, semisal Widya Pratiwi Murad, Ramli Umasugi, Syarif Hadler, Andre Rentanubun hingga Basri Damis, Ahmad berujar, semuanya tetap mempunyai peluang yang sama. Tapi, yang harus diingat bahwa perebutan kursi DPR RI itu berbeda dengan pemilihan bupati atau pemilihan walikota.
"Kalau pemilihan bupati atau pemilihan walikota, itu di wilayah tertentu saja. Tapi kalau pemilihan DPR RI l, itu mencakup keseluruhan. Artinya Caleg non incumbent atau pendatang baru harus bekerja keras karena Caleg incumbent sudah mempunyai basis hampir di semua daerah di Maluku. Namun, saya melihat ibu Widya juga punya kans untuk merebut kursi DPR RI karena dibelakang ibu Widya, ada sosok Pak Murad sebagai orang nomor satu di Maluku. Ini akan jadi modal awal bagi ibu Widya untuk bertarung di Pileg 2024 mendatang, , " katanya.
Sejatinya, imbuh Ahmad, Caleg incumbent berpeluang besar untuk kembali ke Senayang.
"Tidak mendahului kehendak Allah SWT, saya memprediksi, AT, MB dan SU akan kembali duduk di kursi empuk DPR RI 2024 mendatang. Lihat saja nanti, " kunci mantan Dosen Unidar Ambon ini. (CAL)
Dapatkan sekarang