NAMROLE,AT-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, Haryanto Taipapu mengatakan, hingga pertengahan tahun 2025, Dinas Pertanian hanya memiliki 21 tenaga penyuluh pertanian. Jumlah ini sangat kurang dan terbatas karena harus melayani enam kecamatan dalam wilayah kabupaten Buru Selatan yakni Namrole, Leksula , Kepala Madan , Fena Fafan, Waesama dan kecamtan Ambalau. Hal ini disampaikan kepada media ini di Namrole, kemarin.
Idealnya, kata dia, satu Penyuluh Pertanian harus melayani satu desa. Sementara di kabupaten Buru Selatan jumlah desa yang tersebar di enam kecamatan sebanyak 81 desa. Sehingga keberadaan 21 tenaga penyuluh tersebut akan sangat kawalahan dalam melakukan pendampingan kepada petani maupun kelompok tani di desa pada enam kecamatan dalam wilayah Bursel.
"Jadi jumlah desa di Buru Selatan tidak sebanding dengan jumlah tenaga penyuluh yang dimiliki Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, " ungkapnya.
Saat ini, kata dia, pihaknya sementara mengusulkan untuk penambahan tenaga Penyuluh Pertanian untuk di tempatkan di Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan. Hanya saja untuk mendapatkan tenaga penyuluh pertanian harus melalui tahapan seleksi.
"Saya tidak mau pegawai yang ada di Distan dialihkan untuk menjadi tenaga Penyuluh Pertanian," tegasnya.
Olehnya itu, lanjut Taipapu, usulan yang sudah disampaikan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan untuk penambahan tenaga penyuluh pertanian bisa terjawab.
"Mudah-mudahan saat seleksi CPNS nanti ada kuota untuk tenaga penyuluh sehingga ada penambahan tenaga dan bisa melakukan pendampingan kepada petani maupun kelompok tani yang ada di kabupaten Buru Selatan ," pungkasnya. (Edy)
Dapatkan sekarang