NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Perhubungan membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada sarana terminal angkutan kota (Angkot) yang dibangun di Kota Namrole.
Bukan hanya itu, lahan yang nantinya dipergunakan untuk membangun terminal Angkot juga sampai saat sekarang juga belum ada.
"Untuk terminal Angkot sampai saat ini kita belum punya termasuk lahan untuk pembangunannya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buru Selatan, Ridwan Nyio saat di temui media ini di ruang kerjanya, Selasa ( 28/4).
Nyio yang juga mantan Plt Asisten I Buru Selatan ini mengaku, untuk masalah terminal Angkot maupun lahan untuk membangun terminal dirinya tidak bisa berkomentar banyak, karena baru beberapa bulan menjabat sebagai Plt di Dinas Perhubungan Kabupaten Buru Selatan.
"Untuk masalah terminal Angkot saya tidak bisa berbicara banyak karena baru beberapa bulan di percayakan sebagai Kadishub Buru Selatan, karena yang lebih tau untuk itu kadis- kadis sebelumnya, " sebutnya.
Dia mengaku, untuk membangun terminal dengan kondisi keuangan daerah yang minim saat ini sangat tidak mungkin. Belum lagi anggaran untuk pembebasan lahan juga harus disiapkan.
"Setahu saya itu untuk lahan terminal itu rencananya di wilayah sekitar jembatan sungai Wae Kolo. Namun sampai saat ini lahan itu belum juga dibebaskan," ujarnya.
"Sementara pakai areal pasar Kai Wait sementara untuk dijadikan terminal sehingga mobil Angkot maupun mobil pribadi yang melayani masyarakat jurusan Namrole Waesama bisa parkir dengan tertib dan tidak parkir di bahu atau badan jalan, " imbuhnya. (Edy)
Dapatkan sekarang