NAMROLE,AT--Sejumlah petani di Kabupaten Buru Selatan dilatih menggunakan teknologi untuk meningkatkan produksi pertanian. Penguasaan pengetahuan pertanian moderen wajib dimiliki para petani.
Hal ini disampaikan Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Selatan Ibrahim Banda saat membuka kegiatan Penerapan Teknologi Inovatif Yang Ramah Lingkungan Untuk Pengembangan Sektor Pertanian, di aula penginapan Denis Namrole, Kamis (8/12).
Bupati mengatakan, teknologi tepat guna
dirancang bagi suatu masyarakat tertentu yang dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan kekinian, kebudayaan, sosial politik dan ekonomi. Teknologi tepat guna hadir untuk menyelesaikan persoalan- persoalan yang dialami petani guna mengembangkan hasil pertanian.
Menurut dia, pengolahan sektor pertanian,
perikanan, kehutanan dan sektor lainnya membutuhkan teknologi tepat guna berupa alat yang dibuat dari bahan dan teknologi sederhana dan mudah dioperasikan, sehingga para petani, nelayan dan ibu rumah tangga tidak kesulitan dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi.
" Pelatihan seperti ini mempunyai arti sangat penting dan erat kaitannya dengan misi pembangunan Kabupaten Buru Selatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat lokal dan peningkatan produktifitas pertanian masyarakat,"ungkapnya.
Bupati perempuan pertama di Maluku, itu berharap pelatihan ini menjadi wadah yang baik bagi penyuluh pertanian untuk saling
berbagi pengalaman dan inovasi. Menurutnya, untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, para petani harus memiliki pengetahuan yang cukup.
Begitu pula sebaliknya, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, penyuluh pertanian harus memiliki keterampilan. Adanya pengetahuan yang maksimal membuat petani bisa maju dan berinovasi.
"Karena dengan pengetahuan yamg baik dan mempuni para petani akan mengelola pertaniannya dengan baik, memilki obat- obatan pertanian, memahami tata tanam dan serta juga dalam memasarkan produk pertanian yang dihasilkan dengan baik pula. Bagitu halnya dengan para penyuluh , dengan pengetahuan yang baik dan mempuni membuat dirinya dapat membimbing dan mengarahkan para petani agar terus produktif," paparnya.
Pelaksana Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan, Idris Loilatu mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan para petani dan penyuluh pertanian.
"Yang diharapkan dari kegiatan ini adalah para petani dan penyuluh pertanian bisa memiliki pengetahuan yang baik tentang penerapan teknologi tepat guna yang nantinya berdampak untuk peningkatan hasil produksi pertanian," harapnya.
Dalam kegiatan itu diberikan sejumlah bantuan kepada kelompok tani berupa benih,
obat- obatan dan mulsa, mesin potong rumput, handsprayer, handtraktor, mesin sensor dan alat panjat kelapa. ( ESI)
Dapatkan sekarang