NAMROLE,AT-Bupati Buru Selatan, Safitri Malik Soulisa membuka kegiatan seleksi bintang Lasqi (Lembaga Seni Qasidah Indonesia) Kabupaten Buru Selatan Tahun 2023. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMA Negeri 7 Kabupaten Buru Selatan, kemarin.
Soulisa dalam sambuatnya mengatakan, kabupaten ini sangat kaya dengan ragam seni dan budaya termasuk seni budaya islam yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai media dakwah karena terdapat nilai-nilai positif yang dapat di transformasikan dalam rangka pembentukan karakter bangsa. Seni budaya Islam, pada dasarnya sudah berkembang seiring dengan masuknya agama islam ke Maluku.
“Pada waktu itu, mubaligh banyak memanfaatkan seni budaya sebagai salah satu media dakwah dan hasilnya, islam mampu menerobos batas-batas geografis dan sekat-sekat kultural di wilayah Maluku tak terkecuali di kabupaten Buru Selatan ini,” ungkapnya.
Menurut Safitri, dengan penuh kedamaian, islam dapat menggantikan kepercayaan lama yang dianut oleh mayoritas penduduk tanpa gejolak atau konflik berarti. Itu semua karena digunakannya pendekatan yang salah satunya adalah seni budaya sebagai strategi.
“Sekarang ini seni budaya islam tersebut telah mengikuti perkembangan zaman yang salah satunya kita sebut sebagai music Qasidah gambus modern,” ujarnya.
Bupati perempuan pertama di Maluku ini menegaskan, seleksi Qasidah tahun ini, merupakan wahana untuk menemukan bibit unggul yang akan mengikuti event ditingkat provinsi Maluku, dan jika memungkinkan akan berlaga pada tingkat nasional.
“Buru Selatan sendiri selama mengikuti perhelatan festival music Qasidah telah beberapa kali menjadi juara baik itu ditingkat provinsi maupun tingkat nasional. Diantaranya pada tahun 2011, finalis katergori solois dewasa putra di Kota Mataram. Tahun 2014 juara 1 tingkat nasional kategori anak putra di Kota Kendari. Tahun 2021 juara 1 tingkat nasional dewasa putri di Kota Mataram dan terakhir di tahun 2022 juara 2 tingkat nasional kategori anak putri di Kota Kerawang Provinsi Jawa Barat. Dan masih banyak lagi prestasi yang telah ditorehkan oleh lembaga ini,” terangnya.
Soulisa berharap, ditahun ini, Buru Selatan bisa meraih yang terbaik lagi.
”Saya mengucapkan banyak terimakasih lkepada pengurus, pelatih dan peserta yang telah membawa harum nama Bursel hingga tingkat nasional. Saya berpesan ajang seleksi kali ini, bukan semata-mata mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana dapat membumikan nilai-nilai islami yang terkandung dalam setiap bait-bait lagu yang didengungkan,” tutup Safitri. (SE)
Dapatkan sekarang