AMBON,AT- Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Hati Amboina menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-VIII di salah satu hotel ternama di Kota Ambon, Selasa (17/2).
Kegiatan tahunan tersebut dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk perwakilan dari pengurus KSP Puskop Credit Union Indonesia (PUSKOPCUINA).
Edy Patebang, Perwakilan Pengurus Pusat PUSKOPCUINA menjelaskan bahwa, PUSKOPCUINA yang bediri tanggal 27 November 1988 di Pontianak, Kalimantan Barat ini memiliki badan hukum yang dikeluarkan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia tanggal 4 Oktober 2010.
"Sejak Desember 2023, PUSKOPCUINA sudah tersebar di puluhan provinsi dengan kantor pelayanan yang tersebar di 23 provinsi, mulai dari Nias (Sumatera Utara) , Kota Ambon (Maluku) hingga Merauke (Papua), " ungkap Patebang saat membukan RAT.
Lanjut Patebang, Gerakan Koperasi CU dalam jaringan PUSKOPCUINA memiliki misi, yakni meningkatkan kualitas hidup anggota baik fisik, moral, maupun spiritual melalui pendidikan dan pelatihan, pemberdayaan serta layanan keuangan yang berkualitas.
"Oleh karena itu, kegiatan RAT ini juga merupakan sarana untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan. Setiap orang yang menjadi bagian dari PUSKOPCUINA harus memiliki kreatif, adaptif dan inovatif dalam pelayanan," kunci Patebang dalam rilisnyang diterima media ini, Selasa (17/2).
Sementara itu, Amandus Balubun, Ketua CU Hati Amboina menuturkan,
rencana kegiatan, modernisasi Koperasi CU melalui digitalisasi harus terus dikembangkan.
"Ini semua didaraskan dengan semangat PUSKOPCUINA sebagai federasi CU Indonesia yang memiliki fungsi untuk menciptakan jejaring CU yang terintegrasi dan berkelanjutan," katanya.
Diharapkan dengan RAT ini, bisa membuka peluang anggota baru untuk terlibat dan berkontribusi dalam ekosistem finansial yang berkembang pesat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang hadir dan memberikan kontribusi secara aktif dan konstruktif bagi perkembangan lembaga di tahun-tahun mendatang, " ucapnya.
Bukan hanya itu, Balubun juga menegaskan bahwa dalam tahun ini juga akan ada pemekaran KSP CU di beberapa kabupaten dan kota di Maluku.
"Kami akan terus melakukan pendampingan bagi mereka agar proses ini bisa diwujudkan sesuai dengan harapan, " katanya.
Dalam RAT kali ini, imbuh Balubun, Pembahasan dan Pengesahan Program Kerja Tahun Buku 2025 tetap menjadi fokus utama pembahasan.
"Saya akui bahwa masih banyak kekurang pada setiap proses yang kami lakukan selama ini. Tapi hal itu akan tetap menjadi penyemangat bagi kami untuk lebih maju lagi, " ucapnya.
Ketua Panitia RAT ke-VIII, Lidya Maria Ivakdalan menyampaikan bahwa, pihaknya telah bekerja menyusun seluruh kelengkapan persiapan hingga pelaksanaan acara yang dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai jadwal yang direncanakan.
"Persiapan telah dilakukan sebelum RAT digelar dan puji Tuhan semua berjalan sesuai dengan skenario, " ulasnya.
Dikatakan, momentum utama pembahasan Program Kerja Tahun Buku 2025 akan menjadi keputusan strategis diambil dalam rapat ini, yang melibatkan kolaborasi seluruh anggota KSP CU Hati Amboina untuk mencapai tujuan bersama.
"RAT ini menunjukkan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan, " ucapnya.
Dengan telah dilaksanakannya RAT, imbuh Ivakdalam, maka Program Kerja Tahun Buku 2025 serta perubahan secara sah telah dapat dijadikan pedoman bagi CU Hati Amboina.
"Semoga RAT ini dapat memberikan dampak positif bagi anggota dan perkembangan KSP CU Hati Amboina di Maluku, terlebih di Kota Ambon, " kuncinya. (Cal)
Dapatkan sekarang