NAMROLE,AT-Pemerintah Kabupaten Buru Selatan melalui Dinas Perdagangan melakukan kegiatan Bazaar Murah. Bazaar murah dalam bentuk pemberian 350 paket bantuan pangan serta 90 paket bantuan untuk kaum duafa dibuka Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Elieser Selsily, kemarin.
Selsily dalam sambutanya mengatakan, Bazar yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan kali ini, merupakan kegiatan tahunan yang selalu dilakukan dan sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk untuk melaksanakannya sebagai kegiatan rutin dalam rangka menyambut hari-hari besar keagamaan.
“Kegiatan Bazar yang dilaksanakan saat ini merupakan momentum yang sangat tepat, karena pada saat bersamaan umat islam sedang melaksanakan ibadah puasa. Artinya umat islam sedang mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci ramadhan /hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah yang akan dilakukan 12 April 2024 mendatang,” ungkapnya.
Kegiatan inj, sebut Selsily, merupakan bentuk dari sikap saling peduli dan berbagi hidup dengan sesama, terkhusus untuk umat islam di Kabupaten Buru Selatan yang nantinya akan merayakan Idul Fitri 1445 Hirjriah .
“Dimana tentunya sangat membutuhkan uluran tangan kita semua, baik selaku pemerintah daerah maupun pelaku usaha, Disisi lain Bazaar Ramadahan ini juga diharapkan dapat menciptakan komunikasi, transaski dan interaksi yang harmonis dalam menjalin rasa kebersamaan dan sepengangungan , dengan demikian akan mempererat tali persauadaraan sebagai orang basudara (Kai Wait) di Bumi Bupolo tercinta dalam Bingkai Lolik Lalen Fedak Fena,” ungkapnua .
Namun hal penting dari pelaksanaan Bazaar ini, sebut Selsily, adalah bagaimana dapat menjaga stabilitas harga barang dan ketersediaan stok barang kebutuhan pokok masyarakat.
“Meningkatnya kebutuhan pokok suatu wilayah akan sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Meningkatnya harga barang disuatu wilayah dapat berpengaruh terhadap menurunnya daya beli masyarakat dan akan berdampak terhadap perhitungan indek pembangunan manusia (IPM) di Buru Selatan,” ingatnya .
Ini berarti, tutur Selsily, kestabilan harga barang kebutuhan pokok maupun barang penting lainnya harus mendapat perhatian kita bersama,
“Terjadinya kenaikan harga beberapa bahan pokok secara nasional pada pertengah tahun 2023 turut berimbas pada perkembangan harga di kabupaten Buru Selatan . Hal ini dikarenakan hampir 90 persen kebutuhan bahan pokok didatangkan dari luar daerah. Dan hal ini perlu diantisipasi dengan melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah, sebagaiman yangb kita lakukan dihari ini serta memonitoring stok dan harga barang secara rutinitas,” kunci Selsily.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Buru Selatan AKBP M Agung Gumilar SIK, Sekertaris Daerah (Sekda) Ruslan Makatita, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ratusan masyarakat penerima paket bantuan dalam kegiatan Bazzar Murah. (ESI)
Dapatkan sekarang