BULA,AT---Kantor Bahasa Provinsi Maluku melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) penulisan, penerjemahan, penyuntingan dan penalaahan cerita anak dalam bahasa daerah Seram atau Seran yang berlangsung di hotel Surya, kota Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Kity Karena mengatakan, peserta yang direkrut merupakan penutur asli bahasa Seram atau Seran yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk menjadi penulis cerita anak.
Ia menjelaskan, dalam bimtek ini peserta dibagi dalam tiga kelompok masing-masing satu kelompok merupakan penulis sekaligus penerjemah yang akan menerjemahkan cerita ke dalam bahasa Indonesia.
Kemudian kelompok berikut yakni penyunting tulisan yang sudah dibuat dalam bahasa Seram dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
"Setelah itu menelaah betul atau tidak sesuai atau tidak dengan fakta yang ada dengan bahasa yang ada. Jadi ada tiga kelompok yang nantinya berkegiatan secara bergiliran dan akan bertemu bersama-sama lagi di akhir," jelas Kity kepada wartawan di lokasi kegiatan.
Menurut Kity, pihaknya menargetkan sekitar 10 naskah cerita anak berbahasa Seram dan bahasa Indonesia dari hasil bimbingan teknis ini.
Ia menyebutkan bahwa naskah-naskah tersebut selanjutnya akan diberi ilustrasi sesuai pakem-pakem dalam cerita anak yang telah dihasilkan.
"Kemarin kami sudah menyeleksi ada dua puluh illustrator yang akan mengilustarsi minimal 50 buku dari lima bahasa daerah untuk pembelajaran bahasa daerah," kata dia kepada wartawan,(21/5/2024).
"Selain itu Seram Bagian Timur tahun kemarin itu sudah membuat buku kamus itu dasar yang bagus untuk kita punya dokumen untuk pembelajaran bahasa dan ini tentu saja kerja keras dari Ibu-bapak di dinas pendidikan kebudayaan dan olahraga kabupaten Seram Bagian Timur untuk membantu menyediakan dokumen seperti kamus bahasa geser, kamus bahasa Gorom dan kamus bahasa Banggoi," tambahnya.
Lebih lanjut Kity menyampaikan bimtek yang menggabungkan penulis sekaligus penerjemah, penyunting dan penelaah secara bersama-sama ini baru pertama kali dilakukan Kantor Bahasa Provinsi Maluku pada tahun ini dan pertamakali di kabupaten Seram Bagian Timur.
Ia menuturkan bahwa peserta yang mengikuti bimtek ini tidak banyak hanya sekitar 25 peserta, namun diharapkan mereka orang-orang yang memiliki kualitas yang nantinya menularkan ilmunya kepada yang lain.
Kity menyebutkan penulisan cerita anak berbahasa daerah Seram ini mengangkat tema tentang anak-anak khususnya yang berkaitan dengan kelokalan Maluku yang kini masih sangat kurang.
"Kan kita ini kan kurang sekali cerita tentang kekayaan di Maluku ini dan cerita ini juga akan dibaca oleh anak-anak di seluruh Indonesia dan kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya akan dibaca oleh anak-anak di seluruh dunia. Cerita tentang bagaimana orang Seram mengenal laut atau cerita tentang kekhasan buah-buahan atau musim yang berbeda yang tidak diketahui oleh wilayah lain bisa dimasukan dalam cerita anak. Jadi kita sekaligus juga mengenalkan wilayah kita kepada Indonesia secara luas juga dunia," tuturnya.
Sementara itu, Plt Kepala dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga kabupaten Seram Bagian Timur Sidik Rumalowak mengapresiasi langkah Kantor Bahasa Provinsi Maluku yang berupaya menjadikan penutur asli bahasa Seran dalam menulis sendiri cerita anak berbahasa daerah tersebut.
Menurut Sidik, mereka memiliki kemampuan menguasai bahasa daerahnya sendiri sehingga perlu didorong melalui pelatihan dan bimbingan dalam penulisan cerita anak maupun penulisan naskah-naskah yang menggunakan bahasa Seran.
"Kehadiran kantor bahasa ini memberi penguatan karena dasarnya sudah ada, pertama mereka sudah pahami bahasa daerah masing-masing tinggal penguasaan tentang tata cara bagaimana menulis sampai pada tingkat menyunting sebuah cerita ataupun yang lain jadi itu lebih cepat," tuturnya.
Diketahui, kegiatan bimtek ini berlangsung selama lima hari dari tanggal 20-25 Mei 2024 dan dibuka langsung oleh Kepala dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga kabupaten Seram Bagian Timur Sidik Rumalowak.(JU)
Dapatkan sekarang