AMBON, AT.--Musyawarah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat se-Maluku telah dilakukan. Hampir semua calon berkeinginan besarkan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di setiap Kabupaten/Kota di Maluku.
Jailani Tomagola, anggota DPRD Maluku Tengah yang merupakan salah satu calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat berkomitmen untuk membesarkan partai itu. Bahkan dengan semangat ia mengaku jika terpilih sebagai ketua DPC, akan berusaha agar Demokrat harus mengambil posisi sebagai Ketua DPRD Maluku Tengah pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
"Target saya seperti itu, jika terpilih jadi ketua DPC maka di 2024 kita harus pegang palu, alias Demokrat harus jadi ketua DPRD Maluku Tengah," ujar Jailani kepada awak media disela-sela Muscab DPC Demokrat se-Maluku di Hotel The Natsepa, Selasa (22/02)
Dia juga berjanji akan membangun infrastruktur partai, terutama kantor DPC di Masohi, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tengah. Infrastruktur di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting juga bakal diperhatikan.
Semua ini dilakukan untuk lebih memperbaiki kinerja partai agar kerja politik ke depan dapat berjalan dengan baik dan terstruktur.Tidak saja itu, jika AHY maju sebagai calon Presiden, dipastikan Demokrat Maluku Tengah akan habisan-habisan bekerja untuk menenangkannya.
"Bersama seluruh pengurus DPC, PAC ranting dan anak ranting kita akan kolaborasi, sehingga partai Demokrat di Maluku Tengah dan Maluku secara keseluruhan bisa berjaya seperti dulu. Kita juga akan kawal Pak AHY jika maju di Pilpres nanti,"tandasnya.
Ketua Bertanggungjawab
Tempat yang sama, Ketua DPD Demokrat Maluku Elwen Roy Pattiasina mengingatkan seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan jajaran, agar dalam pelaksanaan Muscab dapat memilih ketua yang bertanggungjawab.
"Teman teman pilihlah ketua yang bertanggungjawab. Kalau kemarin kita berjalan ditempat dan berpolitik santai, maka kali ini dibawah kepemimpinan AHY kita harus berlari, jika semua siap maka mari pilih ketua DPC yang bisa bekerja pada partai bukan mementingkan kepentingan pribadi sendiri," tegas Elwen.
Mekanisme di Demokrat saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Muscab sebelumnya langsung ditetapkan siapa yang terpilih jadi ketua. Kali ini, jika sudah ditetapkan sebagai calon saat Muscab akan di usulkan ke DPP yang nantinya ditentukan oleh lima orang, yakni Ketua Umum, Sekertaris Jenderal (Sekjen), Ketua Bidang OKK ketua DPD dan Sekretaris DPD.
Muscab yang dilakukan bagian dari awal dilakukan konsolidasi partai untuk momentum pemilihan 2024, baik legislatif kepala daerah maupun Presiden.
"Kalau ada dua atau tiga nama yang diusung PAC sebagai ketua DPC, semuanya tetap di usulkan ke DPP untuk dilakukan Fit and proper test di sana. Mari bermusyawarah secara santun agar mendapatkan ketua yang terbaik kepada partai," ungkapnya. (WHB)
Dapatkan sekarang