AMBON,AT-Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Provinsi Maluku, menggelar kegiatan apresiasi guru tahun 2025, di Kota Ambon, yang berlangsung selama tiga hari sejak Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10) hari ini.
Sebagaimana diketahui, Apresiasi BGTK adalah program pemberian pe nghargaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kepada para guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang berdedikasi, inovatif, dan transformatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada GTK yang menunjukkan dedikasi dan inovasi melalui praktik terbaik, mengapresiasi implementasi kebijakan pendidikan nasional, dan mendorong GTK untuk mengembangkan kemampuan transformatif dan kolaboratif.
Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai platform untuk mengumpulkan dan membagikan praktik baik dari GTK sebagai sumber inspirasi nasional.
Kepala Balai GTK Provinsi Maluku, DR.La Mansur, kepada Ambon Ekspres, Rabu, (29/10) kemarin mengatakan, gelaran apresiasi guru 2025 sangat minim peserta jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu.
“Dan ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pertama memang yang paling kami sayangkan adalah, dari 44 ribu guru kurang lebih di Maluku, ini yang memenuhi kualifikasi hanya 87 orang saja,”ungkapnya.
Padahal katanya, kegiatan itu dibuka untuk memberikan kesempatan bagi semuanya, baik guru, pengawas, maupun kepala sekolah. “Tetapi sebetulnya meski minim peserta kami sangat optimis ya,”ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2024 itu dari beberapa kategori, ada lima kategori dari Maluku yang menjadi peserta terfavorit nasional.
“Nah, kami berharap tahun ini juga akan mencapai hal yang sama, karena dari sisi juri saja kami memang lebih mengadepankan objektifitas agar kemudian bisa mendapatkan guru-guru terbaik,”paparnya.
Dari sisi juri, jika tahun lalu ada melibatkan guru, kepala sekolah maupun pengawas di tahun 2025 pihaknya memilih para juri yang berasal dari kalangan perguruan tinggi serta ada dari BGTK lain.
“Dalam hal ini kita mengajak untuk berbagi praktik baik juga, guna mengawal kita dari BGTK Banten, Balai GTK Jambi, dan yang luar biasa di tahun ini juga kita bahkan mengajak media salah satunya adalah Amen Express”ungkapnya.
“Bahkan luar biasanya itu yang terlibat langsung adalah Direktur Utama Ambon Ekspres. Nah, ini menjadi harapan sebetulnya, dengan keterlibatan media ini tentu akan bisa mengakselerasi informasi pada semua guru, agar nanti tahun depan itu bisa lebih baik lagi,”harapnya.
Kendati demikian, meski peserta kali ini hanya sedikit, tapi pihaknya sangat optimis dapat menghasilkan guru terbaik. “Mudah-mudahan yang sedikit ini nanti bisa menghasilkan guru-guru terbaik, yang kita orbit ke provinsi maupun nasional,”tandasnya.(ZAP)
Dapatkan sekarang