Bangga, 2 Siswa SMAN 11 Ambon Masuk Pra PON 2023
Chesya Pudirman (kedua dari kini) berpose bersama peraih juara lainnya dari cabang olahraga Karate POPMAL Maluku 2022 lalu.

Istimewa
Admin
09 Jan 2023 10:48 WIT

Bangga, 2 Siswa SMAN 11 Ambon Masuk Pra PON 2023

AMBON, AT.-- Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) IV 2022 telah berakhir. Dari 17 cabang olahraga yang dipertandingankan, Kota Ambon berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan 182 medali.

Dengan rincian, medali  emas 76, medali perak 52 dan medali perunggu 54. Semua perolehan tersebut tidak  terlepas dari kerja keras para atlet untuk memberikan yang terbaik kepada warga Kota Ambon  

Suatu kebanggan tersendiri untuk SMA Negeri 11 Ambon, karena dua siswa yang terlibat dalam perhelatan POPMAL  berhasil menyumbangkan medali emas untuk kota Ambon dari 2 cabang olahraga yang berbeda yakni cabang karate dan tinju. Kedua Siswa tersebut adalah Chesya Pudirman ( karate ) dan Wa Isma (tinju). 

Kebaanggan ini berlanjut. Keduanya akan mempersiapkan diri menuju ke Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023. Chesya Pudirman bertanding di kelas senior (kelas - 68 kg) dan Popmal menjadi pengalaman pertamanya.

"Menjadi suatu kebanggaan bisa tampil di POPMAL dan menjadi juara,"ujar Chesya, 10 Desember 2022, lalu.

Chesya berlatih di bawah naungan karate klub Dojo SMP Negeri 14 Ambon. Dalam mempersiapkan diri menuju Pra PON 2023, jadwal latihan bertambah berkisar 3  hingga 4 bulan. Awal latihan mulai Januari 2023, dan harapannya semoga bisa menjadi juara.

Sama halnya juga dengan Wa Isma yang bertanding di kelas senior ( kelas – 54 kg). POPMAL adalah pengalaman pertamanya.

"Ahamdulillah bisa tampil dan juara ‘’ ujar Wa Isma. 

Wa Isma untuk saat ini berlatih di sasana klub BBC (Batu Meja Boxing Club). Dia latih langsung oleh ayahnya yang merupakan seorang pelatih di klub tersebut.

Jadwal latihan Wa Isma, juga sama seperti Chesya. Keberhasilan kedua siswa tersebut tidak terlepas dari dukungan pihak sekolah. 

La Ima Kamponno,  Kepala SMA Negeri 11 Ambon memberikan ruang dan kesempatan kepada semua siswa  untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki. 

"Banyak prestasi yang sudah disumbangkan oleh siswa untuk sekolah selain pada bidang olahraga, seni, dan lain-lain. Pengembangan bakat dan minat yang dimiliki siswa harus diasah dan didukung lewat program ekstrakurikuler sekolah,“ ujar Kamponno.  

Menurut dia, pencapaian keberhasilan suatu lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari potensi akademik. Hal inilah yang menjadi landasan pengembangan mutu sekolah SMA Negeri 11 Ambon bahwa prestasi siswa tidak hanya diukur dari kemampuan akademik yang harus juara olimpiade sains, juara lomba debat, dan lainnya.

"Namun prestasi juga bisa diraih lewat bakat dan minat yang dimiliki . Dan hal ini sudah dibuktikan oleh Chesya dan Wa Isma,"pungkas Kamponno. (Wa Hawa Umar/*)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai