Angwarmase Buka Kejuaraan Karate Terbuka BAP Cup
Jopie Angwarmase dan Arif Nugraha saat membuka Kejuaraan karate terbuka BAP Cup II, kemarin. --Faiz/AT.
FaizalLestaluhu
11 Jun 2024 09:10 WIT

Angwarmase Buka Kejuaraan Karate Terbuka BAP Cup

Ubjaan : Harus Jadi Agenda Tetap Forki

AMBON,AT-Ketua Harian Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Maluku, Jopie Angwarmase resmi membuka Kejuaraan karate Brigjen Anton Popang (BAP) Cup edisi kedua  di GOR Houtumese, Senin (10/6) pagi. 

Tercatat, ada 436 karateka dari 19 dojo yang ambil bagian di ajang berskala daerah itu. Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan tifa oleh Angwarmase bersama Ketua Dewan Wasit PB Forki, didampingi Rosina Ubjanan, Ketua Panitia BAP Cup 2024. 

Jopie dalam arahannya menyampaikan, Forki Maluku menilai kegiatan ini harus setiap tahunnya digelar, karenanya kami memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus Inkado dojo BAP karena ditengah-tengah kesibukanya masih sempat melakukan event karate terbuka ini. 

“Kami berharap melalui kejuaraan ini nanti akan lahir bibit-bibit Karateka Maluku yang bisa mengukir prestasi di kancah Nasional dan bahkan Internasional," ungkap Jopie saat membuka event tersebut. 

Jopie juga berharap kepada wasit juri, selain mampu menjadi wasit juri yang baik, juga dapat memberikan edukasi kepada atlet, dan para official serta pelatih berakitan dengan regulasi yang terbaru.

"Ajang ini sebagai wujud pembinaan prestasi olahraga, dan sekaligus motivator penggerak penggairahaan masyarakat untuk berolahraga," katanya. 

Lebih jauh dikatakan, kejuaraan ini jangan berhenti sampai disini, akan tetapi harus digelar secara rutin tiap tahun sebagai ajang kompetisi para atlet karateka diseluruh wilayah Maluku, terlebih di Kota Ambon untuk mengukur sekaligus melakukan evaluasi para karateka sejauh mana kemajuannya selama berlatih.

"Ajang uji coba maupun melakoni sebuah kejuaraan bagi seorang atlet itu penting, seperti halnya yang dilakukan atlet karateka yang selalu mengikuti kejuaraan di kancah lokal, regional, nasional maupun internasional, " jelasnya. 

Kata Jopie, kita bersyukur karena capaian prestasi atlet karate asal Maluku terus mengalami peningkatan dari masa ke masa sebagai organisasi karate yang telah teruji oleh waktu dan peristiwa.

"Tentunya dengan keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak sebab keberhasilan tidak pernah menjadi sebuah capaian pribadi juga tidak pernah menjadi sebuah capaian suatu kelompok melainkan selalu menjadi milik  bersama," ucapnya.

Hal yang paling penting, menurut Jopie, adalah karena peran penting seluruh pengurus tingkat daerah yang memiliki peran penting dalam mencari, membina serta mengembangkan potensi-potensi atlet di Masing-masing dojo atau perguruan. 

"Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih segenap pengurus Inkado Dojo BAP atas waktu dan tenaganya untuk mewujudkan kegiatan kali ini. Kami berkomitmen untuk selalu mendukung seluruh kegiatan yang dimaksudkan untuk menunjang prestasi para atlet baik itu dalam bentuk kejuaraan dan perwasitan hingga ujian kenaikan sabuk. Semoga setiap proses yang dilalui oleh Inkado hari ini akan berbuah baik kepada kita semua di masa yang akan datang, " harap dia. 

Terakhir, Jopie berharap kepada para atlet karate peserta kejuaraan ini, bertandinglah dengan tetap menjunjung tinggi sportifitas, dan senantiasa menjaga silaturahmi sesama atlet dari manapun asalnya.

"Selamat bertanding dan selamat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan secara sportif, gunakan ambisi sebagai motivasi jangan sungkan untuk saling mengevaluasi dan yang terpenting tetap jaga solidaritas," kunci Jopie.

Sementara itu, Rosina Ubjanan, Ketua Panitia BAP Cup menuturkan, pihaknya akan mengirim surat ke Forki Maluku agar menjadi kejuaraan ini dijadikan sebagai agenda tetap Forki setiap tahun. 

"Semoga BAP Cup bisa jadi agenda tetap Forki Maluku, " harap Rosina. 

Rosina berharap, melalui kejuaraan ini bisa melahirkan karateka-karateka berprestasi, baik di kancah regional, nasional dan internasional. 

"Dengan rutinnya kejuaraan, maka akan menelorkan karateka-karateka yang bisa berprestasi di setiap level kompetisi," ujarnya. 

Dijelaskan, kegiatan BAP Cup ini diputar untuk kedua kalinya, makanya kami bertekad akan memutar event setiap tahunnya. Tujuannya untuk menggali potensi atlet karate di Maluku.  

"Dengan semangat dari pengurus Dojo BAP dan lewat sebuah perjuangan dari para pengurus, sensei maupun juga para pelatih, maka hari ini event bisa dilaksanakan," ucapnya. 

Ibu murah senyum ini pun yakin dan percaya bahwa,  kepengurusan dojo BAP memiliki semangat dan sebuah keikhlasan dalam memutar event ini. 

"Saya memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung event yang digelar selama dua hari kedepan. Khusus untuk seluruh karateka, terus junjung tinggi janji sumpah karate, junjung tinggi semangat yang sudah tertanam yang sudah diberikan oleh para pelatih. Bertanding lah secara sportif. Kalah dan menang adalah hal yang wajar dalam sebuah pertandingan, yang terpenting adalah silaturahmi harus tetap dijaga," demikian Rosina. (CAL)

Dapatkan sekarang

Ambon Terkini, Ringan dan cepat
0 Disukai